Mahasiswa Generasi Z (Gen Z)

index

Jangan emosi jika filosofi hidup ortu yang bertebaran dalam setiap cerita di saat santai bersama, mungkin di benak mereka sudah setara dengan mitos atau legenda.  (alifis@corner)

 

PERILAKU

Generasi Z (Gen Z, lahir tahun 1995 – 2015, ada yg memulai tahun 2000 ) menjadi salah satu generasi yang menarik perhatian dan butuh diperhatikan lebih, di saat ini. Itulah anak anak kita yang saat ini sekolah tingkat SD sampai Perguruan Tinggi. Bukan Generasi Milenial lagi. Mereka anak anak yang lahir dari akhir generasi X  seperti saya sendiri, atau anak anak dari generasi Y ( Milenial, lahir tahun 1980 – 1995).

Micro-storytelling

Gen Z ini lebih senang mengonsumsi konten-konten yang bersifat micro-storytelling. “Mereka suka hal yang singkat dan biasanya berisi video. Secara umum, ini mirip dengan Twitter, namun dalam bentuk storytelling berupa video. Kalau Twitter ada microblogging, saat ini di sebut micro-storytelling, seperti IG story atau SnapChat Story,” kata Rama. Faktanya, 27% Gen Z menonton video online setiap hari, 26% lain secara mingguan, dan 22% lain secara bulanan.

Narcissistic

Kecenderungan Gen Z dalam penggunaan media sosial telah membentuk karakteristik narcissistic mayoritas generasi ini. Fitur yang tengah populer, seperti YouTube Live, Instagram Live, atau pun Facebook Live mendorong hasrat mereka untuk mendapatkan pengakuan dari peer mereka. Mereka butuh apresiasi dari kawan-kawan mereka terhadap aktivitas yang mereka pamerkan di media sosial.

Dunianya, Online

Temuan Google terkait “how digitally savvy are generation Z?” menunjukkan, 89% dari Gen Z merasa menggunakan internet adalah hal yang menyenangkan, dan 65% mengaku senang mem-posting konten mereka di dunia online. Sementara 57% juga mengaku sering berbagi konten mengenai apa yang mereka lakukan secara online.

Jika Generasi Z pertama adalah mereka yang lahir pada 1995, artinya orang yang paling tua dari Generasi Z Indonesia sudah berumur 24 tahun: mereka sudah beranjak dewasa, sudah ikut pemilu, hampir atau sudah lulus kuliah bahkan mencari atau sudah punya pekerjaan, atau hal-hal lain yang bisa memengaruhi ekonomi, politik, dan kehidupan sosial dunia kini. Ata Halilintar adalah contoh nyata dari Gen Z.

STRATEGI BELAJAR

Dikenal sebagai tech-savvy, Gen Z merupakan penerus bangsa yang jauh lebih kompetitif. Kamu juga merasakannya, bukan? Sehingga strategi belajar dihadapan mereka tentu butuh strategi khusus.

Pertama, Case-Based Approach 

Di dunia perkuliahan masa kini, belajar tak melulu lewat teori. Untuk membuat kegiatan belajar makin seru, pendidik baik guru / dosen mesti membekali mahasiswanya melalui kegiatan praktik. Case-Based Approach menjembatani implementasi teori dalam praktik nyata, minimal di laboratorium dengan metode simulasi atau pemodelan. Yang ideal adalah langsung praktek di instansi/perusahaan sesuai dengan kepeminatan.

Terjun langsung ke perusahaan untuk mendapatkan realcase yang harus dipecahkan, hingga mengangkat topik kekinian sebagai bahan perkuliahan adalah hal yang menarik dari metode ini. Atau jika tidak ada perusahaan, cukup dengan pendekatan modelling kasus realistik memanfaatkan media visual, animasi, dll tentu akan lebih diminati dan menarik bagi kalangan Gen Z.

Kedua, Kreatif dan Aktif Kembangkan Ide

Kegiatan-kegiatan pembelajaran dengan metode pertama merupakan salah satu contoh dari banyaknya model Project-Based Approach. Dengan program tersebut, tentu otak kreatif kamu akan terus dipacu dan profesionalitas. Kegiatan presentasi, merancang video yang lebih dekat dengan karakter Gen Z, tentu akan cukup disukai. Disitulah ide ide kreatif dieksplorasi. Ingat mereka suka narsis.

Ditambah dengan 25% Nilai akhir ditentukan oleh Softskill, maka Student Center Learning (SCL) mesti diterapkan secara masif, bukan sekedar tataran konsep dan setengah setengah diterapkan.

Teknik pembelajaran ini tentu juga dapat meminimalisir culture-shock bagi lulusan Prasmul ketika mereka akan menjadi seorang profesional.

Ketiga, “Nyemplung” ke Dunia Kerja Sejak Dini

Konsep kurikulum berbasis KKNI pada perguruan Tinggi, sebenarnya cukup greget untuk menghasilkan output yang lebih berkualitas, kompetitif dan lebih siap terjun di bidangnya. Mahasiswa tidak sekedar mendapatkan bekal keilmuan secara teoritis yang pada akhirnya gagap saat terjun di dunia nyata.

Nyemplung disini, mahasiswa sudah memiliki gambaran pilihan pilihan bidang kerja/pengabdian di masa depannya. Sejak dini, berarti banyak bekal positif yang bs dipersiapkan sehingga saat lulus sarjana, sudah memiliki modal skill yang memadai. Semakin awal semakin baik.

Tidak sekedar memburu habisnya SKS, sidang skripsi setelah dinyatakan lulus dalam yudisium baru kebingungan dengan skil yang tidak dimiliki.

 

alifis@corner

inspirasi : Quipper.com

Iklan
Dipublikasi di Remah2ilmu | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Beda Gaya Belajar Antar Generasi: Traditionalist, Baby Boomers, X, Millennials, dan Z

Belakangan ini kamu mungkin sering mendengar kata-kata generasi X, millennials, baby boomers, dan sejenisnya. Apa sih sebenarnya arti dari kata-kata tersebut? Itu semua adalah julukan bagi penduduk dunia sesuai dengan tahun kelahiran mereka. Pengelompokkan berdasarkan tahun kelahiran dimulai pada tahun 1960-an. Saat itu generasi muda dinilai memiliki pandangan yang 180 derajat berbeda dengan generasi tua. Fenomena tersebut merupakan hal yang menarik bagi para sosiolog dan hingga kini menjadi topik yang terus dipelajari.

Terdapat lima generasi yang masih eksis hingga saat ini. Lima generasi tersebut adalah traditionalist, baby boomers, X, millennials, dan Z.  Mereka banyak diperbincangkan dan saling dibandingkan satu sama lain. Pasalnya, karakteristik manusia di setiap generasi itu ternyata berbeda-beda.

Generasi-Traditionalist-e1477624613244-1

Generasi traditionalist merupakan generasi yang paling tua saat ini. Orang-orang yang termasuk dalam generasi ini lahir pada tahun 1925 – 1945. Mereka adalah orang-orang yang semasa hidupnya sempat menyaksikan terjadinya Perang Dunia II, smart buddies. Hidup pada masa yang cukup berat, mereka dikenal sebagai generasi pekerja keras. Ini dia gaya belajar mereka.

#1. Mempercayai logika

Saat belajar, generasi traditionalist akan mudah memahami sesuatu yang dijelaskan secara logis. Tidak heran ada yang mengatakan bahwa mereka tidak pandai berimajinasi.

#2. Berorientasi pada masa lalu

Jika suatu hal terbukti benar di masa lalu, generasi traditionalist akan mengakui kebenaran tersebut. Namun sebaliknya, apabila suatu hal tidak terbukti benar berdasarkan pengalamannya, maka hal tersebut tidaklah benar. Generasi ini juga mengambil keputusan berdasarkan apa yang terjadi di masa lalu. Mudahnya, mereka selalu ‘belajar dari pengalaman’.

#3. Menyukai konsistensi dan keseragaman

Generasi traditionalist akan menggunakan cara yang sama setiap memecahkan suatu permasalahan. Jika suatu hari ditemukan cara yang lebih singkat atau lebih mudah, kemungkinan besar mereka akan tetap setia pada cara yang lama. Oleh sebab itu, mereka cukup resisten terhadap perubahan.

Generasi-Traditionalist1-e1477624708528-1

Generasi yang satu ini berisikan orang-orang yang lahir di antara tahun 1946 dan 1964. Mereka disebut sebagai Generasi baby boomers karena di masa itu terjadi peningkatan angka kelahiran yang sangat signifikan. Orang-orang yang termasuk dalam kelompok baby boomers dianggap sebagai pihak yang mengubah nilai-nilai tradisi dari generasi sebelumnya. Berikut ini adalah gaya mereka dalam belajar:

#1. Suka mendengarkan kuliah

Guru dan dosen tentu akan sangat senang dengan antusiasme generasi baby boomers saat belajar di kelas. Generasi ini memang menyukai metode belajar dengan fasilitator. Selain itu mereka juga suka mencatat, lho.

#2. Mengaitkan pelajaran dengan pengalaman pribadi

Saat belajar, generasi ini punya trik tersendiri agar bisa memahami pelajaran dengan lebih baik. Trik tersebut adalah dengan mengaitkan materi pelajaran dengan pengalaman pribadi masing-masing. Biasanya hal ini dilakukan dengan menulis sebuah cerita.

#3. Suka belajar di lingkungan yang suportif

Generasi baby boomers akan sangat senang jika lingkungan belajarnya positif. Mereka menghargai umpan balik yang positif yang diberikan kepada mereka. Situasi semacam itu akan membuat generasi ini memiliki performa yang lebih baik saat belajar. Guru dari generasi yang dikenal disiplin ini berarti harus memberikan perhatian yang ekstra, ya, pada siswanya.

Generasi-Traditionalist2-e1477624749415-1

Generasi sesudah Baby Boomers dan sebelum Millennials ini sebelumnya sempat dijuluki sebagai Generasi MTV lho. Namun akhirnya diganti menjadi Generasi X akibat sebuah novel berjudul “Generation X: Tales for an Accelerated Culture” yang rilis di tahun 1991. Generasi X mencakup penduduk dunia yang lahir di tahun 1965 – 1980. Bagaimana gaya belajar mereka?

#1. Belajar secara cepat dan efisien

Menjelaskan suatu pelajaran pada generasi X tidak bisa bertele-tele. Mereka menyukai penjelasan yang singkat dan to the point.

#2. Hanya mau mempelajari hal yang akan langsung memberikan manfaat

Generasi X menyukai petunjuk belajar yang rinci dan rangkuman contoh-contoh soal yang sekiranya akan ditanyakan saat ujian. Jika ada topik-topik yang tidak masuk ke salah satu materi ujian, mereka tidak akan mempelajari topik tersebut. Mungkin hal ini mempengaruhi poin sebelumnya, ya. Dengan mempelajari materi yang penting saja, mereka jadi belajar lebih cepat.

#3. Menyukai waktu belajar yang fleksibel

Belajar secara individu akan lebih disukai oleh generasi X. Pasalnya, mereka bisa bebas mengatur seberapa cepat mereka belajar dan kapan mereka akan belajar. Konon, mereka akan memiliki hasil belajar yang lebih baik apabila mereka mengatur jam dan materi belajarnya sendiri.

Generasi-Traditionalist4-e1477624786337-1

Kali ini giliran generasi yang sedang mendominasi populasi di dunia, yaitu millennials. Mungkin sebagian besar dari kamu yang membaca artikel ini juga termasuk dalam generasi yang juga dikenal sebagai generasi Y ini. Penduduk dunia yang lahir dari tahun 1981 hingga 2000 dikelompokkan ke dalam generasi millennials. Seperti apa gaya belajar mereka? Ini dia.

#1. Suka belajar berkelompok

Berbeda dari generasi sebelumnya, para millennials lebih suka belajar secara berkelompok dibanding belajar secara individu. Mereka menyukai aktivitas pemecahan masalah dalam kelompok kecil.

#2. Memanfaatkan teknologi dalam kegiatan belajar

Tentu saja teknologi merupakan suatu hal yang amat akrab dengan kehidupan seorang millennials. Oleh sebab itu, mereka juga sebisa mungkin akan menggunakan teknologi saat belajar. Contoh paling sederhana adalah dengan melakukan browsing internet saat belajar atau mengerjakan tugas.

#3. Menyukai experiential learning

Experiential learning merupakan metode ajar di mana siswa belajar dari pengalaman. Jadi, guru tidak lagi hanya mengajar teori tetapi juga mengajak siswa untuk praktik.mDengan demikian siswa lebih aktif dan mendapat tambahan ilmu dari pengalamannya.

Generasi-Traditionalist3-e1477624829388-1

Generasi Z merupakan julukan bagi orang-orang yang lahir di tahun 2000 ke atas. Banyak yang beranggapan bahwa generasi ini di masa hidupnya telah mengalami banyak kejadian buruk. Oleh sebab itu, orang tua dari generasi termuda saat ini tersebut sangat protektif terhadap mereka. Bagi Generasi Z, perjalanan pendidikan mereka masih cukup panjang. Berikut ini adalah gaya belajar mereka.

#1. Menyukai metode belajar learning by doing

Mirip seperti generasi sebelumnya, Generasi Z lebih menyukai metode belajar learning by doing. Mereka lebih suka berkesperimen atau melakukan praktik dibanding duduk di kelas saja. Maka dari itu, guru-guru jadi harus bisa semakin kreatif dalam mengajar.

#2. Bisa mengerjakan banyak hal dalam satu waktu

Generasi Z termasuk generasi yang bisa mengerjakan beragam tugas dalam satu waktu alias multitasking. Jangan heran lagi jika seseorang dari generasi Z bisa mempelajari banyak hal sekaligus. Sudah banyak bukti dari generasi Z yang multitalenta. Salah satu contohnya adalah Bella dari Rusia yang baru berumur 4 tahun tetapi sudah menguasai 7 bahasa.

#3. Membutuhkan tujuan yang jelas di awal pelajaran dan feedback yang cepat

Sebelum belajar, generasi Z harus mengetahui apa saja topik yang akan ia pelajari dan hasil seperti apa yang diharapkan dari aktivitas belajar tersebut. Selain itu, guru-guru dari generasi Z juga harus sigap dalam memberikan feedback untuk siswanya. Dari kedua hal ini, mereka membutuhkan pengawasan yang cukup intensif dari fasilitator belajarnya.

Nah, itu dia gaya belajar versi berbagai generasi berbeda. Seperti apa pun cara belajarnya, seseorang tidak boleh berhenti menuntut ilmu. Bagaimana menurutmu, smart buddies? Apakah preferensi belajarmu sesuai dengan penjelasan di atas?

(AZN/TN – from Ruangguru.com)

Dipublikasi di Remah2ilmu | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Group Nummet_B19

Jadwal GROUP KAJIAN TERAPAN

Para Nummeters yg sll semangat,

Berikut adalah pembagian Grup Kajian Terapan. Wajib memperhatikan schedule kuliah selama 1 semester, dan cermati tgl konsultasi, tgl upload di group Telegram @Nummet_B19, serta  tgl review dan pendalaman materi diskusi.

Group NummetB19

CATATAN :

  • Makalah Kerja PDF dan Video Presentasi, diupload sesuai jadwal.
  • Jika berhalangan konsultasi, dikomunikasikan dg pengampu
  • Setelah materi di upload, nummeters diluar group WAJIB membaca, memberi tanggapan, komentar, perta-nyaan, koreksi, komparasi, dll di group dalam bentuk chat tulisan, voice suara atau video komentar.
  • Indahkan jadwal review/ pendalaman di kelas setelah diskusi di grup Telegram.

 

260219, 11:43 PM

Pengampu

alifis@corner, #alifis
JOIN @alifis [ t.me/fisikafilsafat ]

Dipublikasi di Fisika Komputasi, Pemodelan dan Simulasi | Tag , | Meninggalkan komentar

Group Simmod_A19 (GSA19)

JADWAL GROUP KAJIAN SIMMOD_A19

shutterstock_photoPara Simmoders yg sll semangat,
Berikut adalah pembagian Grup Kajian Studi Kasus. Wajib memperhatikan schedule kuliah selama 1 semester, dan cermati tgl konsultasi, tgl upload di group Telegram @Simmod_A19, serta tgl review dan pendalaman materi diskusi.

Materi upload : Makalah Kerja PDF, Video mkv 4 sesi.

Pengasuh: alifis@corner, #alifis
JOIN @fisikafilsafat link: t.me/fisikafilsafat

Grup 1 #ModsimA
>Topik: Pembangkitan Bilangan Acak Berdistibusi Uniform, Histogram dan PDF
>Metode: Fungsi Rand() dan LCM
>Batas upload: 13 Maret
>Pembahas:

(1) Leonora Trifina (2) Supriani Ludji (3) Agustina Mere (4) Yusmina D Utan

  Grup 2 #ModsimA
>Topik: Pembangkitan Bilangan Acak Berdistribusi  Non Uniform, Histogram dan PDF
>Metode: Inversi dan Rejection
>Batas Upload: 20 Maret
>Pembahas:

(1) Nelia Venacio De Jesus (2) Liwu 2409 (3) Julius Kamlasi (4) Andri Letuna

 Grup 3 #ModsimA
>Topik: Pembangkitan Bilangan Acak Berdistribusi Poisson, Histogram dan PDF
>Metode: Inversi dan Poisson
>Batas Upload: 03 April
>Pembahas:

(1) Iveny Boenbalan (2) Sindy Lole (3) Claudya D Bandiri (4) Ordi Arsel Laitoto

 Grup 4 #ModsimA              
>Topik: Pencarian Angka dan Pelacakan Kode Tersembunyi Oleh Komputer
>Metode: Monte Carlo
>Batas Upload: 11 April
>Pembahas:

(1) Elsa Yovanka Neolaka (2) Andreas Ngabi (3) Yolanda Kalepao (4) Isak Sulumasi

 Grup 5 #ModsimA
>Topik: Pencarian Nilai Minimal, Maksimal Model F(x) Dg Nilai Non Target
>Metode: Monte Carlo
>Batas Upload: 17 April
>Pembahas:

(1) Sariati Kangu (2) Solly Joyce M Kase (3) Ina Duran (4) Maria Benusu

 Grup 6 #ModsimA
>Topik: Penyelesaian TSP Jarak dan Energi Minimum untuk 4 Titik
>Metode: Monte Carlo
>Batas Upload: 24 April
>Pembahas:

(1) Risna Keo (2) Vita (3) Hyang Damayanti K Agni

 Grup 7 #ModsimA
>Topik: Simulated Annealing dan Cooling Schedule pada TSP
>Metode: Simulated Annealing
>Batas Upload: 01 Mei 2018
>Pembahas:

(1) Maria Nofiana Lim (2) Natalia Aransi Tabati (3) Epriadi Nenotek

Catatan :
Setelah materi di upload, comphyser di luar goup silahkan membaca, member tanggapan, komentar, pertanyaan, koreksi, komparasi, dll di group dalam bentuk chat tulisan, voice suara atau video komentar.

110219, 06:04
Pengampu
Alifis@corner

Dipublikasi di Pemodelan dan Simulasi | Tag , , | Meninggalkan komentar

Group KAJIAN Comphyser_B19

Jadwal GROUP KAJIAN STUDI KASUS
FISIKA KOMPUTASI KLAS B
Genap 2018/2019

Para Comphyser yg sll semangat,
Berikut adalah pembagian Grup Kajian Studi Kasus. Wajib memperhatikan schedule kuliah selama 1 semester, dan cermati tgl konsultasi, tgl upload di group Telegram @comphys_B19, serta tgl review dan pendalaman materi diskusi.

Materi upload : Makalah Kerja PDF, Video mkv 4 sesi.

Pengasuh: alifis@corner, #alifis
JOIN @alifis
👉 t.me/fisikafilsafat

Grup 1 #Comphys_B19
>Topik: Hukum Gas Real dlm Termodinamika
>Metode: Bisection/Newton Raphson
>Tgl Wajib Konsultasi : 16 Feb
>Batas tgl upload: 20 Feb
>Pembahas:

(i) Yulius Magang, (ii) Marta Tari (iii) Hessi Do’o, (iv) Adriana Haekase

Grup 2 #ComphysB
>Topik: Pola Difraksi Celah
>Metode: Newton Raphson
>Tgl Wajib Konsultasi : 23 Feb
>Batas Upload: 27 Feb
>Pembahas:

(i) Frengki Erson, (ii) Lara Lakh,
(iii)Nediana Remina Toys,(iv)Youlasri Hau

Grup 3 #ComphysB
>Topik: Arus & Tegangan dlm Rangkaian Resistor I
>Metode: Eliminasi Gauss/Gauss Jordan
>Tgl Wajib Konsultasi : 09 Mar
>Batas akhir Upload: 13 Mar
>Pembahas:

(i) Meri Yosin Tan, (ii) Ika Jum,
(iii) Fredik Filly, (iv)Whenny Talan

Grup 4 #ComphysB
>Topik: Arus & Tegangan dlm Rangkaian Resistor II
>Metode: Gauss Seidel
>Tgl Wajib Konsultasi : 16 Mar
>Batas Upload: 20 Mar
>Pembahas:

(i) Ano Jehadu, (ii) Juwita,
(iii) Messy Olla, (iv) Roswita Kefi

Grup 5 #ComphysB
>Topik: Percepatan Penerjun Payung
>Metode: Beda Pusat/Maju/Mundur
>Tgl Wajib Konsultasi : 06 Apr
>Batas Upload: 10 Apr
>Pembahas:

(i) Intan Maharani, (ii) Ryan Boling,
(iii) Olga Manggoa, (iv) Julna Dillak

Grup 6 #ComphysB
>Topik: Fluks Magnetik disekitar kawat Berarus
>Metode: Trapezoidal/ Simpson 1/3
>Tgl Wajib Konsultasi : 12 Apr
>Batas Upload: 17 Apr
>Pembahas:

(i) Juanki Benjamin, (ii) Maria Talan,
(iii) Marsela Juita, (iv) Melsi Lalus

Grup 7 #ComphysB
>Topik: Sistem Massa Pegas
>Metode: Euler/Runge Kutta
>Tgl Wajib Konsultasi : 27 Apr
>Batas Upload: 01 Mei
>Pembahas:

(i) Marselina Rihi, (ii) Umbu Merang,
(iii) Serlyani Tefa, (iv) Imanuel Lapaimani

Grup 8 #ComphysB
>Topik: Rangkaian RLC
>Metode: Runge Kutta
>Tgl Wajib Konsultasi : 04 Mei
>Batas Upload: 08 Mei
>Pembahas:

(i) Marsel, (ii) Marinto Maga,
(iii) Patricia Huky, (iv) Maria R Taus, (v) Marten Luter Gado

Catatan :
Setelah materi di upload, comphyser di luar goup silahkan membaca, member tanggapan, komentar, pertanyaan, koreksi, komparasi, dll di group dalam bentuk chat tulisan, voice suara atau video komentar.

070219, 06:04
Pengampu
Alifis@corner

Dipublikasi di Fisika Komputasi | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

Physics Books Collection #1

#1____ 21 GB Physics Books

Hampir 21 GB berisi ratusan buku-buku Fisika 😍

Dari buku2 fisika level basic sampai yg advance. Selamat menelusur!😉

https://drive.google.com/drive/folders/0B9XbEQh3jB9pbzhEX3J0dkhSTTg

#2____Scientific Journals

Situs ini memberikan akses pada berbagai jurnal saintis, artikel dan paper.

https://sci-hub.tw/

#3____ Platform for Physics Books

Channel Telegram ini memberikan 300 lebih buku2 Fisika.

t.me/phybooks

#4____ About Physics

Channel Telegram ini mengupdate informasi terkini ttg fisika.

t.me/fisikafilsafat

Terimakasih, selamat menelusur !!!😍

Dipublikasi di Alifis as CIVITAS, Remah2ilmu | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

ANGSA beranak kwek2

Dari 4 musim penghujan
Angsa usaha penuh harapan
8 telur dalam 5 kali eraman
Gagal menetas gagal idaman

Saat terakhir usaha
2 bebek kwek kwek menyapa
keluyuran dari dekap induknya
kepincut hati dan rasa

Sejak itu
Ibu angsa memanggil selalu
2 bebek kwek kwek yang lucu
Segenap daya upaya, dia anakku

Induk kwek kwek tiada
Saat bertelur lagi diusia tua
2 kwek kwek tidak sedih berlama lama
Pasangan angsa amat sayang menjaga

Bukan cerita rekaan
Naluri hewan asuh peradaban
Kompilasi rasa menyatukan peran
Lewati masa jalani hidup beriringan

Menyindir pemilik akal logika
Yang tersia dengan konfliknya
Apa yang dicari di dunia?
Asah, Asih, Asuhlah wahai manusia

Penfui pagi, 231218 06:53
Sehabis hujan menyejukkan

Dipublikasi di Relief Kehidupan | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

Tapak 212

 

Dipublikasi di Alifis Kata | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

212 dan Pers Indonesia…

Story Highlights

  • Dengan mengamati berbagai halaman muka media, kita bisa mendapat gambaran apa terjadi di balik semua itu? Media bersama kekuatan besar di belakangnya, tengah melakukan agenda setting.
kumparan

Oleh : Hersubeno Arief

Tanda-tanda pers Indonesia sedang melakukan bunuh diri massal, semakin nyata. Pemberitaan media massa tentang Reuni 212 yang berlangsung di Monas Ahad (2/12), membuka tabir yang selama ini coba ditutup-tutupi. Kooptasi penguasa, kepentingan ideologi, politik dan bisnis membuat pers menerapkan dua rumus baku, framing dan black out.

Peristiwa besar yang menjadi sorotan media-media internasional itu sama sekali tidak “menarik” dan tidak layak berita, bagi sebagian besar media nasional yang terbit di Jakarta.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Alifis Jurnalistik | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Kompetisi

fb_img_1463618901799.jpgHidup adalah kompetisi. Bukan hanya untuk menjadi yang terbaik, tetapi juga kompetisi untuk meraih cita-cita yang diinginkan.

Hidup adalah kompetisi. Bukan hanya untuk menjadi yang terbaik, tetapi juga kompetisi untuk meraih cita-cita yang diinginkan.

Namun sayang, banyak orang terjebak pada kompetisi semu yang hanya memperturutkan syahwat hawa nafsu duniawi dan jauh dari suasana robbani.

Kompetisi harta-kekayaan, kompetisi usaha pekerjaan, kompetisi jabatan kedudukan dan kompetisi lainnya, yang semuanya seperti fatamorgana. Indah menggoda, tetapi sesungguhnya tiada. Itulah kompetisi yang menipu. Bahkan, hal yang sangat memilukan ialah tak jarang dalam kompetisi selalu diiringi “suuẓan” buruk sangka, bukan hanya kepada manusia, tetapi juga kepada Allah Swt. Lebih merugi lagi jika rasa iri dan riya ikut bermain dalam kompetisi tersebut.

Lalu, bagaimanakah selayaknya kompetisi bagi orang-orang yang beriman?

Baca lebih lanjut

| Meninggalkan komentar

Kaum Terpelajar

belajarKaum terpelajar, menurut almarhum W.S. Rendra, adalah mereka yang “berumah di angin”. Kaum terpelajar mengambil jarak agar senantiasa dapat mengamati dan mempelajari perkembangan di masyarakat dengan objektif dan seksama. Mereka tidak terjun dalam rutinitas persoalan keseharian agar ide-ide yang mereka sumbangkan dapat mewakili kepentingan semua golongan, dengan kesegaran dan ketajaman yang genuine.

Almarhum W.S Rendra memang benar, rumah kaum terpelajar berada di angin. Namun, sejarah juga membuktikan bahwa jika kaum terpelajar memutuskan untuk melangkah dari balik awan dan turun menginjak bumi, maka perubahan-perubahan bisa terjadi.

Apakah kini kaum terpelajar sudah menginjak bumi, atau masih bersembunyi di balik awan?

Kiai Toto Raharjo dlm Caknun.com , pic : tumblr

| Meninggalkan komentar

TAFAKKUR DI KABIN

Ikut berduka bg keluarga korban, sedih pasti, begitu mendadak, dan tidak akan ditemui lg di waktu normal dunia. Ada lorong waktu di batin yg tiba2 terputus, ceritanya akan perlahan terurai bergerak mundur kembali ke masa silam….

3 hari lalu, JT610 pesawat generasi baru buatan 2018 dg membawa 189 penumpang diberitakan hilang kontak dan jatuh diatas perairan Karawang, Jawa Barat. Otoritas terkait menyatakan seluruh penumpang dipastikan tidak ada yg bs bertahan hidup. Upaya yg dilakukan adalah memastikan jenasah/jasadnya dpt diambil dan diidentifikasi shg bs dikembalikan ke keluarga.

Ikut berduka bg keluarga korban, sedih pasti, begitu mendadak, dan tidak akan ditemui lg di waktu normal dunia. Ada lorong waktu di batin yg tiba2 terputus, ceritanya akan perlahan terurai bergerak mundur kembali ke masa silam. Detik demi detik terurai tanpa dapat ditahan. Tidak lg bs bercengkerama dan slg perhatian dg sosok yg selama ini lekat, mewarnai dan menjadi bagian hidup selama hidup di dunia.

Dengan empati dan simpati, smoga keluarga korban kuat dlm kesabaran, ketegaran dan ketabahan. Allah SWT dpt memanggil pulang hambaNya, kapanpun dimanapun dg cara ap\napun yg Allah mau. Takdir telah digariskan.

Ada lingkaran yg bs dikuasai manusia dan lingkaran diluar kuasa manusia. Manusia bs merencsnakan, memprogram, mengendalikan dan mengeksekusi keadaan2 khusus. Tetapi, Allah yg memutuskan keinginan manusia diijabah atau tidak. Allahlah satu2nya yg meng-acc kesuksesan penerbangan (walau pihak evaluator sdh meng-acc kelaikan terbang). Percaya bahwa pilot melaksanakan tugas sebaik2nya dan diatas segalanya, Allahlah yg memperjalankannya.

Pukul 07:49 yd pagi sy dlm perjalanan Kupang-Surabaya. Dalam psikologis dan sikap mental yg sama, sy mengetik tulisan ini dlm keadaan pasrah tawakkal pd Allah atas hidup dan mati. Meninggalkan keluarga, dg tetap berkeyakinan Allah akan bimbing dan lindungi mereka. Di ketinggian sekitar 10.000 kaki hanya itu yg plg bijak dilakukan. berfikir positif dan doa doa sll didengungkan dlm batin.

Sedikit goncangan di ketinggian ibarat peringatan pada penumpang di kabin, bahwa kehidupan tdklah sll mulus, perjalanan hidup tdk sll datar, dan masa depan tidak bisa dipastikan. Kesadaran akal, ketenangan jiwa dan keseimbangannya mesti sll dikalibrasi setiap saat setiap waktu. Goncangan adalah anugerah.

08:34 Lion JT 619 mendarat di Surabaya. Dan sesaat td pukul 09:56 sy sdh di dalam pesawat JT 916 utk mwnuju Bandung. Allah Ya Allah…Bismillah. La haula wala quwwata Illabillah…

Saat manusia membaca posisi di dlm kabin pd ketinggian 10.000 kaki, sebenarnya patutlah banyak beristighfar sekaligus bersyukur. Ksrena fisik tubuh sedang dinaikkan jauh di atas daratan sbg habitatnya yg penuh dg pergumulan kepentingan duniawi, dan disaat yg bersamaan diingatkan utk melihat kebawah, betapa kerdilnya manusia di alam semesta, begitu lemahnya manusia di hadapan Allah.

Di dalam kabin manusia tdk leluasa bertindak karena tindakan ceroboh sekecil apapun yg berkaitan dg sensitivitas perangkat navigasi dan penerbangan akan berpotensi fatal. Demikian jg dlm kehidupan di darat, nun dibawah sana. Perbuatan baik dan buruk sebesar zarrahpun tercatat dan berpotensi membebani diri pd saat timbangan amal di Padang Mashyar.

Mendung seputih kapas, berarak bergerak ibarat kesucian yg mesti sll manusia idam2kan dn usahakan, susah diraih dari darstan di bawah, tapi jg tdk bs disentuh dari dalam kabin pesawat.

Pukul 10:59 saat ini jauh diatas awan.Daratan tak tampak lagi. Hamparan awan sejauh mata memandang berlapis lapis sejauh mata memandang. Dan sesaat melongok jendela, memandang ke atas hanyalah warna langit kebiruan yg entah sampai dimana batasnya, manusia tdk akan memahaminya.

Dikabin ini, dalam benak manusia inilah saat sendiri. Jauh tinggi diatas, tak tahu seberapa jarak keatas. Tapi tidak, manusia tidak pernah sendiri. Jika nyata dirasa, itu adalah saat manusia tidak menyadari keberadaannya. Manusia akan sll berjumpa dg pertanyaan paling mendssar yg berusia seumur sejak manusia ada di dunia. Dari mana dan hendak menuju kemana kita ada?

Surabaya Bandung kuranglebih 1 jam, dan saat ini awan putih seputih kapas sdh kembali terlihat jelas. Sedikit goncangan badan pesawat menandskan mulai menurunnya ketinggian dan jadi sapaan saat permisi menembus awan.

Begitu luas tak terbatas di ketinggian, seakan pesawat diam stagnan melintas negeri di atas awan. Gerak relatifnya begitu kecil dibanding batas batas langit yg tak bertepi. Dan ketika bedzda ditengah awan putih yg tak terbatas, manusia dan pesawat tdk lg bergerak berdasarkan pandangan mata biasa. Pilot hanya bertumpu pd alat navigasi utk menuju arah dan tujuan. Saat diselingi kilat petir yg berkilau menyambar antar awan, manusia dalam kabin hanya terdiam.

Seperti manusia dlm doa. Tak lgi melihat keadaan sekelilingnya. Objek kasat mata menjadi tak bermakna. Hanya kepada Allah azza wajala yang dituju. Dengan energi, kesadaran dan kedalaman penjiwaan bukan lagi dengan indera penglihatan, penciuman dan sentuhan fisik.

Di atas Bandung, begitu berawan. Kota sdh mulai trrlihat. Pesawat sdh mulai bermanuver belok dan terus menurunkan ketinggian. Sebentar lg akan menjejak daratan.

Jam 11:34 pesawat mendarat dg mulus. Alhamdulillah. Trimaksih ya Allah. Smoga sy dan smua insan sll dikarunia kesadaran atas kehadirannya di bumi. Manusia bukan siapa siapa, tidak ada apa apanya. Di atas langit ada langit. Smoga kita sll Sadar penuh hadir utuh.

alifis@corner
Diatas awan Kupang Bandung
311118

Dipublikasi di Relief Kehidupan | Tag , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

24 Porsi Ndeso Klasik, JOSS!!! #1

Sy suka mengamati, memotret bahkan menuliskan sesuatu sbg bagian aktivitas santai dan menyenangkan. Terutama situasi unik atau bentang alam. Kali ini agak aneh, “makanan”. Alasan pasnya, saat bersih2 memori hp, ketemulah foto 24 porsi ndeso dan klasik ini. Sayang kalo dibuang. Jadilah tulisan ini.

Makan bukan hanya kebutuhan ‘kampung tengah’ (perut), tp saat ini telah menjadi lifestyle, gaya hidup. Sdh dipadupadankan dg apapun evennya, makanan sll nyelip didalamnya.

Beraneka bahan dan cara olahnya, sentuhan warna, citarasa, tekstur dan seni penyajiannya, dari yg klasik asli ndeso sampai yg ultra modern, hehehe.

Makan apapun, selera asli sy ad selera ndeso klasik (lidahnya dicetak di desa 😁), cenderung pedas. Maklum Jawatimuran (kadang sepedas ngomongnya, ✌️👌).

24 Porsi Ndeso Kalsik, JOSS!!! ad potret menu ndeso yg kebetulan ingat utk difoto sebelum sy makan, dari tgl 23 Mei s/d 12 Oktober 2018, 5 hr lalu. 24 porsi ini, asli mayoritas buatan Istri, ada beberapa Emak, ada hantaran dr tetangga Bu “Sajiman”, dan beberapa warung kecil di Malang, pas saat backup si Sulung jd maba.

Sekedar iming2, ini makanan kampung yg MURAH tapi bukan murahan. Asal jangan masuk restoran, ini bukan makanan HIGH CLASS yg terkenal “MAHAL”. Pecel, Lompong, Sambel Tumpang, Melinjo, Ikan Pari asap, Tahu dan Tempe sll sedap dinikmati. Inilah wujudnya, hehehe…

DIBALIK 24 PORSI

1. Bothok Sembukan

Potret pertama, skaligus menjawab pertanyaan,”Kenapa tiba2 ingin memotretnya?”

Justru inspirasi dari potret pertama, spontanitas muncul krn saat makan ingat Emak sy. Lauknya istimewa, Bothok “SEMBUKAN” yg dibuatkan Emak, dan dibawakan ke Kupang sama istri. Sembukan sdh langka di jaman ini. Kalo masa kecil di kampung, sering menikmati. Bahan utama daun sembukan, tanaman yg menjalar di pagar kebun, terutama saat musim hujan.

Siang2 pulang ke rumah, laper dpt bothok sembukan, Alhamdulillah. Dikombinasi krupuk uyel2 dan ikan goreng…maknyuss.

2. Nasi Pecel

tobe continue …


alifis@corner

Dipublikasi di Relief Kehidupan | Tag , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

SAHABAT

#SAHABAT

Sahabat yang sesungguhnya, ialah mereka yang selalu mengingatkan kita akan Allah & mereka yang akan menggiring kita ke syurga.

Diriwayatkan, bahwa jika penghuni syurga tlh masuk ke dlm syurga, lalu mereka tdk menemukan sahabat2 yang dahulu sll bersama saat didunia.

Mereka bertanya kpd Allah:
“Ya Rabb, kami tdk melihat saudara2 kami yang sewaktu di dunia shalat bersama, puasa bersama kami,….”

Maka Allah berfirman: “pergilah ke neraka, keluarkan sahabat2mu yg di hatinya ada iman walau hanya sebesar zarrah” (Riwayat Ibnul Mubarak dlm kitab “az-Zuhd”).

Al-Hasan Al-Bashri berkata: “perbanyaklah sahabat2 mukminmu krn mereka memiliki syafa’at pd hari kiamat”.

Ibnul Jauzi pernah berpesan kpd sahabat2nya sambil menangis:
“Jika kalian tidak menemukanku nanti di syurga bersama kalian, mk tolonglah bertanya kpd Allah: “Rabb kami, si fulan, saat di dunia sll mengingatkan kami ttg Engkau, masukkanlah dia bersama kami di syurga”

SAHABATKU, MUDAH-MUDAHAN DENGAN INI, AKU TELAH MENGINGATKANMU TENTANG ALLAH, AGAR AKU DAPAT BERSAMAMU KELAK DI SYURGA.

Ya Allah, aku memohon kepadaMu, karuniakanlah kepadaku sahabat-sahabat yang selalu mengajakku untuk tunduk taat kepadaMU.

Ya Allah, kekalkanlah persahabatan
kami sampai kami bertemu
denganMU yaa RABB…

أَمِيْن يَا رَبَّ العَالَمِين
آمينَ يَا مُجِيبَ السَّائِلِينَ

Uhibbukum Fillah
(Aku Mencintai kalian karena Allah).

#sahabat
from blog abdazizef. pic: google.Tq

Dipublikasi di Relief Kehidupan | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar