Fenomena SUPER BLUE BLOOD MOON

Apa sih Super Blue Blood Moon itu? Mengapa diberi istilah SUPER BLUE BLOOD MOON?

supermoon

NASA 31-118photo credit : NASA

Jawaban simpelnya, karena peristiwa pd 31 Januari 2018 nanti, merupakan perpaduan fenomena unik, langka dalam satu waktu, yaitu SUPER MOON, BLUE MOON, bersamaan dengan fenomena BLOOD MOON akibat Gerhana Bulan Total (Total Lunar Eclipse). Oiya…belum tentu dalam 150 tahun mendatang manusia menjumpai fenomena ini. Jadi jangan lupa mengajak anak dan kluarga untuk sama2 tadabur alam, mengagumi kekuasaan Allah SWT dengan memahami keteraturan dan keindahan ciptaanNya.

Apa itu SUPER MOON, BLUE MOON, BLOOD MOON? ayokk kita kupas sambil nyantai

SUPER BLUE BLOOD MOON yang terakhir dilihat umat manusia pada tahun 1866 akan terjadi kembali di penghujung Januari 2018! Tepatnya tanggal 31 Januari 2018. Terjadi setelah hampir 152 tahun. Jadi ini memang peristiwa langka.

Disebut super, mengacu pada fenomena SUPERMOON. Supermoon atau bulan super adalah istilah untuk menggambarkan kondisi terdekat bulan terhadap bumi (setidaknya 10% lebih dekat) saat terjadi bulan penuh/bulan purnama (perigee). Dan bulan tampak 14% lebih besar dilihat dari bumi. Silahkan baca tulisan terkait di Supermoon 2018 .

supermoon2Photo credit : crop from A supermoon trilogy, Science NASA

Karena supermoon pada 31 Januari menjadi yang kedua dalam januari 2018 ini, maka disebut sebagai fenomena BLUE MOON. Nama bulan biru mengacu pada bulan purnama kedua dalam sebulan, dan bulanpun tidak akan berwarna biru.  Fenomena ini memang jarang terjadi. Biasanya, fenomena bulan penuh atau supermoon hanya terjadi satu kali dalam sebulan. Tapi tidak untuk Januari dan Maret 2018. Keduanya memiliki bulan biru. Namun, perbedaan wilayah menyebabkan perbedaan penampakan pula. Di Melbourne, Australia, misalnya, bulan purnama kedua ini baru akan terlihat pada tengah malam 1 Februari. Otomatis, bulan purnama ini tidak bisa disebut blue moon karena sudah berbeda bulan.

Mengapa itu bisa terjadi?

Inverse pada akhir tahun 2017 menuliskan, hal ini karena adanya perbedaan antara kalender matahari selama 365 hari yang selama ini kita ikuti dan kalender lunar yang diikuti oleh banyak budaya. Satu putaran kalender lunar sama dengan 12 putaran revolusi Bulan (29,5 hari). Sehingga satu tahun lunar sama dengan 354 hari lebih 10 jam 49 menit.

Untuk menyelaraskan keduanya, para astronom menggunakan sesuatu yang disebut ‘siklus Metonik’, periode sekitar 19 tahun kalender atau 235 supermoon (setara 235 bulan lunar). Ini hampir merupakan kelipatan umum dari tahun matahari dan tahun bulan lunar yang selisih beberapa jam saja. Dengan begitu, setiap 19 tahun kalender, bulan baru dan bulan purnama akan muncul pada tanggal yang berdekatan dalam setahun.

Kalender matahari dan kalender bulan tidak sinkron sempurna, karena ada 235 purnama selama 228 bulan kalender. Oleh karena itu, ada tujuh bulan dalam kurun waktu 19 tahun memiliki dua purnama di bulan yang sama. Jika tahun ini fenomena dua supermoon ada di bulan Januari dan Maret, maka untuk selanjutnya fenomena serupa akan terjadi di tahun 2037 ( Gloria, Kompas )

Sampai disini sudah terang benderang tentang SUPER BLUE MOON.

Bagaimana dengan BLOOD MOON?

bloodmoon2BLOOD MOON adalah sebutan ketika bulan tampak berwarna merah seperti darah. Saat gerhana bulan total, bulan tidak terpapar sinar matahari dikarenakan bulan berada di area bayangan umbra. Tetapi saat itu cahaya biru menyaring atmosfir, sehingga bulan terpapar cahaya merah dan membuat bulan tampak kemerahan.

bloodmoon4

bloodmoon3Jadi, menelisik 3 fenomena tentang bulan ini menarik. Gerhana bulan bisa terjadi setidaknya 2 kali dalam setahun. Sementara blue moon memang dapat disaksikan setidaknya sekali dalam 3 tahun. Namun, gerhana total pada saaat blue moon yang terakhir tercatat adalah pada tanggal 31 Maret 1866. Setelahnya, meski gerhana dan blue moon beberapa kali terjadi bersamaan, namun tidak pernah mencapai gerhana total. Yang terdekat adalah gerhana parsial yang melibatkan blue moonpada 31 Desember 2009. Oke,Beress.

Selanjutnya dimanakah fenomena ini bisa diamati?

global_lunar_eclipse_01182018Bersyukur, Masyarakat di wilayah Asia Tengah, Asia Timur, Australia, Selandia Baru, termasuk Indonesia akan menjadi masyarakat bumi yang paling beruntung karena bisa menyaksikan gerhana total blue moon dengan jelas.

Di Indonesia sendiri, fenomena ini dapat dilihat pada pukul 20.26 WIB. Namun, ilmuwan menyebut waktu terbaik untuk menyaksikan fenomena ini adalah ketika bulan terbit dan sebelum matahari terbit, yakni ketika bulan tampak berada di cakrawala. Dengan melihat fenomena ini pada waktu-waktu tersebut, bulan akan terlihat lebih besar dari benda-benda lain. Pada 31 Januari mendatang, bulan akan terbit diperkirakan pada pukul 18.08 WIB (18.36 WITA dan 17.42 WIT).

eclipse mapUntuk lebih akurat waktu, portal timeanddate.com menyuguhkan fasilitas Eclipse Map, dimana user yang ingin tahu pada detail kejadian dan jam terjadinya Gerhana bulan total. Parameternya lumayan lengkap, ada durasi, durasi total, waktu mulai penumbra, waktu mulai parsial, mulai penuh, dll.

Caranya mudah. Masuk saja pd link berikut, https://www.timeanddate.com/eclipse/map/2018-january-31# selanjutnya pilih Eclipse Map dan ketik nama kota pada kolom [search for location]. Dengan segera akan muncul informasinya.

Dibawah ini contoh untuk kota Kupang, kota Nganjuk dan kota Pasuruan.

Kupang 310118

Nganjuk 310118

Pasuruan 310118Apa yang mesti disiapkan?

Tergantung tingkat keingintahuannya. Kalo ingin mendapatkan pengamatan yang spektakuler, ikuti pengamatan yang diadakan oleh klub klub Astronomi amatir di kotamu. Biasanya tim kerja dan tempat pengamatan sudah disiapkan dengan berbagai program dengan peralatan yang memadai, minimal Teleskop. Diantaranya, Nonton bareng GBT ( Gerhana Bulan Total) bagi masyarakat Lampung, yang diselenggarakan oleh Itera, Komunitas Astronomi, dan Observatorium Bosscha Bandung. Demikian juga di Jogja ada JAC, dan Planetarium Jakarta.

Bagi yang punya hobi Astrofotografi, portal Planetariun jakarta di link https://planetarium.jakarta.go.id/index.php/artikel-astronomi/109-gerhana-bulan-total-31-januari-2018 , memberikan tips dan panduan setting terkait spesifikasi kamera untuk mendapatkan hasil jepretan terbaik. Komplit.

Yang sekedar ingin menikmati sepintas kilas, dan iseng iseng memotret dengan kamera smartphone, cari lokasi yang tidak terpapar cahaya dan tentu tidak usah menyalakan blitz kamera. Sisanya enjoy saja…

Bagaimaan jika semua niat terhadang mendung tebal, hujan deras, sehingga bulan sama sekali tidak tampak. Jangan patah hati…akses situs NASA untuk melihat live streaming dan rekamannya untuk kamu saksikan di waktu mendatang. Selamat menantikan untuk menyaksikan !!!

Alifis@corner [210118 20:32]

Penfui , Kupang NTT

 

Untuk referensi bacaan lebih komplit, silahkan baca sumber artikel ini, di link pustaka.

Link Pustaka :

https://www.nasa.gov/feature/super-blue-blood-moon-coming-jan-31 https://www.timeanddate.com/eclipse/map/2018-january-31# http://trivia.id/post/gerhana-total-blue-moon-akan-terjadi-pada-31-januari-2018 https://lampungpro.com/post/9591/itera-lampung-ajak-warga-saksikan-gerhana-bulan-total-31-januari-2018  https://planetarium.jakarta.go.id/index.php/artikel-astronomi/109-gerhana-bulan-total-31-januari-2018

Photo credit : crop from A supermoon trilogy, Science NASA at Youtube with title : Red and Blue Moon with An Eclipse on January 31st 2018 and  Eclipse Map from timeanddate.com. Tq very much.

 

 

Iklan
Dipublikasi di Sains Alam Semesta | Tag , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Poli.tikus Amatir.an

Maaf bolehlah sdikit berandai andai. Paling greget itu kalau jadi politikus. Catat!!! Yang amatiran, bukan yang betulan atau profesional.

Kita semua ad politikus, saat prihatin mengamati, menilai ada sesuatu yg tdk normal, tdk wajar, tdk ada keadilan dlm aspek keorganisasian, kenegaraan, bahkan kehidupan manusia secara umum.

Ngobrol asyik ttg nilai religius, nilai kemasyarakatan, nilai keselarasan, nilai kerakyatan, nilai keadilan, nilai demokrasi, nilai kesamaan derajat, nilai ketaatan hukum, nilai kesatuan wilayah, nilai persatuan bangsa, nilai kemandirian, nilai toleransi, nilai gotongroyong/kerjasama. Atau langkah nyata, secara positif terjun di masyarakat dan ikut berperanserta memutuskan masalah publik. Ga hrs berdasi atau berjas rapi. Cukup jd diri sendiri saja. 🙂

Politikus amatir, tidak harus memiliki kapasitas, integritas, dan elektabilitas. Tidak mesti sudah dikenal didaerahnya masing2, dan tidak harus punya uang utk membiayai pemenangannya. Apalagi mesti diusulkan ke partai formal.

Justru nilai lebih dr politikus amatir, adalah militansinya lebih besar, retorikanya lebih lepas, smangatnya lebih bergas, dan nilai nilai yg diusung lebih tegas. Coba amati, politikus profesional di DPR, ketika sdh terkungkung harumnya jabatan, melimpahnya sanjungan, rententan tawaran menggiurkan, dan empuknya kursi dewan… malah jadi melempen, ngantuk dan fatique. Ealah…

Politikus amatir jg bertebaran dimana mana, ketika politikus profesional tdk bersuara. Bersuara tetapi tidak bermakna. Bisa siapa saja.. saat ngobrol perpolitikan, tanpa ada konsekuensi apa apa. Tidak dibayar, karena memang bukan profesi, pekerjaan formal, apalagi karier. Hanya faktor: demen, suka, geregetan, benci tapi rindu, rindu tapi benci jua… Asal jangan mengabaikan etika, terkesan subjektif adict atau kebencian secara personal, karena Cyber Polisi sll memantau rekam digital medsos. Bisa2 diciduk…tanpa babibu lg.

Jangan tanya pamrih politikus amatir, semuanya berkomentar dg ikhlas, lepas, sesuai selera dan kehendak hati. Pilihan diksinyapun beragam. Lagi2 sesuai kondisi objektif atau suasana hati masing2.

Karena tidak ada ikatan, maka bebas2 saja komentar berseliweran. Chat superserius bs ditanggapi sangat remeh. Politik ‘superdarurat’, dibalas dg bebek berkwekwek… Apalagi menyangkut cinta kasih, wahh pasti jd candaan bersambung…

Gaya interaksinya, ya macam2. Ada yg chat2 politik underground, politik terviral, politik historis, politik belah bambu, dll. Ga ada yg ambil pusing.

Yg politikus profesional/betulan, seperti saat ini, dmana2 di wilayah negeri ini, bukannya mewakili kepentingan rakyat tapi malah melindungi dan menyertakan diri utk melanggengkan hegemoni bagi2 kekuasaan. Yang harusnya memperjuangkan kehidupan, pekerjaan, pendidikan, rakyat yg msh hidup dibawah garis kemiskinan, malah menekan, membatasi, menjauhkan hak hak hidup dari hadapan rakyat. Apalagi dekat2 pilkada, sepertinya berubah menjadi malaikat penolong, tp saat sdh terpilih, lupa diri, lupa janji dan lupa hati. Tidak semua sih, tp mayoritas, begitu…

Ini kritik, berdasarkan fakta atau kondisi objektif, bukan opini yg bernada subjektif, apalagi cacian atau hoax.

Bukan apa2. Kalo kita ikuti perang urat syaraf antar pihak di medsos, kadang2 mencampuradukkan, mempertukarkan, bahkan nge-mix rasionalitas, egoisitas, emosi & perasaan dlm satu sudut pandang, shg bukannya membuat keadaan lebih baik, jernih dan bersolusi, tapi malah makin runyam, ga karu2an. Yg dikritik, merasa dicaci, yg mengkritik balik dihina, berlarut2 mnjadi tdk fokus, serba subjektif, bahkan jempol yg tumpul kalo sdh di layar touchscreen menjadi setajam silet, akibatnya… Nihilisme.

Jangan2 nanti mengalami syndrome, hidup kesepian ditengah keramaian atau heboh dan ramai sendiri didalam keheningan.

Politik itu Mulia, Serius malah, tapi diselingi canda… biar segarr. Mari Berjuang!!!

alifis@corner
190118 14:36

Dipublikasi di Alifis Jurnalistik | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Cukupkan Diri Sejenak

*Cukupkan Diri Sejenak*

Beginilah manusia ¦Berlomba mencari kenikmatan ¦Tenggelam dalam pencarian ¦dan akhirnya, tak lagi mampu merasakan…
Sensasi takkan habis dicari ¦Begitu banyak kesederhanaan yang tak lagi bisa dinikmati ¦karena ‘mata kita’ tertuju pada megahnya dunia.

Nabi SAW telah mengingatkan ¦Dunia tak lebih air yang tersisa di tangan setelah dicelupkan ke dalam lautan ¦Selainnya, Akhirat tanpa akhiran.

Resapilah, ¦Nikmatilah dg Alhamdulillah ¦Dari hal kecil nan sederhana ¦Cukupkan diri dengan yang ada.

Damaikanlah akal dan hasratmu ¦Cita-cita dan masa depanmu ¦Dengan lubuk hatimu ¦Seumur masa ‘air segenggam’.
alifis@corner ¦070118 11:34

Saat berfikir besar, jangan abaikan yg kecil. Setetes air menyegarkan, tsunami melanda memilukan.

Inspirasi: Al-Balkhi dlm @Akhmal Sjafril

Dipublikasi di Alifis Kata | Tag , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Pekerjaan Apa yang Akan Hilang atau Berkurang di Tahun 2030?

Oleh:  Ronald Wan

Ilustrasi (https://www.unexpectedleisure.com)

Penelitian yang dilakukan oleh Mckinsey Global Institute meramalkan sekitar 800 juta pekerjaan akan terotomatisasi di tahun 2030. Artinya pekerjaan tersebut akan hilang dan tergantikan oleh teknologi.

Mckinsey menemukan bahwa sekitar 50% dari aktifitas yang pekerjaan yang dilakukan di dunia, secara teori dapat di otomatisasi menggunakan teknologi yang sudah ada, baik yang sudah terealisasi ataupun masih dalam pengembangan.

Sangat sedikit pekerjaan, sekitar kurang dari 5%. Dapat di otomatisasi sampai dengan 100%

Namun dari 60% pekerjaan, sekitar 1/3 dari kegiatan yang dilakukan dapat di otomatisasi. Menyiratkan banyak angkatan kerja yang harus bertransformasi dan mengalami perubahan yang besar.
Pekerjaan dibidang teknologi seperti, insinyur komputer dan ahli komputer akan semakin banyak dibutuhkan. Perkembangan teknologi digital banyak membutuhkan keahlian ini, baik sebagai pengguna ataupun pengembang.

Hal ini berlaku baik di negara berkembang maupun negara maju.

Pekerjaan di bidang kreatif pertumbuhannya akan berkurang di negara maju, namun masih sangat tinggi di negara berkembang.

Pekerjaan ini meliputi artis, desainer, entertainer dan pekerja media. Bisa saja negara maju meng-outsource pekerjaan ini ke negara berkembang seperti yang sudah terjadi di industri gaming dan animasi.

Guru, mengingat pendidikan di negara berkembang masih kalah jika dibandingkan dengan negara maju masih sangat dibutuhkan.

Di negara maju masih bertumbuh namun tidak besar.

Manajer dan eksekutif masih banyak dibutuhkan

Hal yang menarik bahwa kebutuhan tenaga pembangunan seperti, insinyur sipil, arsitek serta pekerja konstruksi diperkirakan di China akan tumbuh tidak sebanyak di Amerika Serikat dan Jerman.

 Mungkin dikarenakan China sudah melakukan pembangunan infrastruktur yang sangat masif sejak sekitar 10 tahun yang lalu dan masih melakukannya sampai sekarang sehingga pada tahun 2030 mulai berkurang.

Namun India dan Meksiko masih banyak membutuhkan tenaga pembangunan.

Pekerja kesehatan, termasuk di dalamnya dokter, perawat dan lainnya. masih sangat dibutuhkan baik di negara maju maupun berkembang.

Jepang perkiraan saya karena lebih banyak penduduk yang berusia non produktif sehingga pertumbuhan kebutuhannya berkurang.

Pekerja administrasi kantor akan sangat berkurang kebutuhannya. Sekarang saja dengan sistem terintegrasi hanya perlu memasukkan permintaan,  maka surat pembelian sampai pembukuan dan pembayaran akan bisa dilakukan secara otomatis.

Di negara berkembang masih bertumbuh namun kecil.

Pekerjaan fisik yang bisa terukur, misalnya seperti pekerja pabrik elektronik dan mobil akan sangat mudah tergantikan dengan robot. Sehingga kebutuhannya akan sangat berkurang bahkan minus di negara maju.
Salah satu pekerjaan yang mungkin hilang. 

Semakin mahalnya upah di negara maju akan menurunkan jumlah pelayan baik di restoran, ritel, hotel dan lainnya. Self service akan menjadi tren di masa depan.

Saat ini Alibaba sedang mengembangkan toko dan restoran yang tidak mempekerjakan karyawan sama sekali. Fully Automated

Pekerjaan fisik yang tidak terukur, seperti mekanik khusus, instalasi mesin, pekerja gawat darurat. Masih akan dibutuhkan namun pertumbuhannya akan semakin kecil.

Menurut Mckinsey prediksi di atas menggunakan asumsi optimis dengan perkiraan sekitar 400juta pekerjaan akan terotomatisasi.

Kemajuan teknologi memang tidak bisa dihentikan. Namun kita bisa mempelajari dan menyesuaikan diri agar tidak terlindas dengan kemajuan teknologi.

Sumber: Kompasiana.com

https://www.kompasiana.com/ronaldwan/5a24c5494548025756142533/pekerjaan-apa-yang-akan-hilang-atau-berkurang-di-tahun-2030

Dipublikasi di Relief Kehidupan | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Debur Ombak Bertasbih

Debur Ombak Bertasbih

Selalu menarik hati
Menikmati senja hari
Dan rona ombak pantai

Gulungan, debur dan perciknya
Ramah, menyapa sopan
Cengkerama bagaikan insan

Ikhlas, suci mendekap suasana
Urai khilaf dan nafsu pendosa
Ingatkan Rahman dan Rahiim-Nya

Ego, ammarah dan Angkara
Dilebur dalam penyatuan jiwa
“Jangan genggam erat dunia… !”

Niscaya, mizan harmoni datang
Menyapa alam dan semua insan
“Wahai jiwa jiwa yang tenang…”

alifis@corner
020118

Silahkan lihat kompilasi videonya di: IG alifis.alifis, 😁😉

Dipublikasi di Alifis Kata | Tag , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Supermoon 2018

Awan menggelayut di ambang langit. Supermoon pun tampak malu mengintip. Ditemani pucuk cemara yg tegak berjinjit. 

Tgl 1 Januari 2018, sempat kuintip bulan di atas teras depan. Memang tampak lbih besar dr biasanya, tetapi mendung mengaburkan auranya. Malam merambat dlm temaram cahaya supermoon dibalik awan yg memadat. 

NASA mencatat peristiwa langka, trilogi fenomena bulan yaitu pada 3 Desember 2017, 1 Januari 2018 dan 31 Januari 2018.

Supermoon terjadi ketika bulan berada di posisi orbit terdekatnya dengan bumi. Karena orbit bulan berbentuk elips, satu sisi (apogee) berjarak sekitar 30.000 mil (50.000 km) lebih jauh dari Bumi daripada sisi yang lain (perigee). Dengan demikian, bulan akan terlihat 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang.

Berikut beberapa foto dr netizen yg dishare di twitter:

by @rqfugate

by @stacydreyfus

by @Iyawhiteley

Dipublikasi di Sains Alam Semesta | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Fenomena


Fenomena Fisika adalah lafadz dzikir yg memuat Simetri, Optimasi, Unifikasi… adanya keselarasan, kesesuaian, harmonisasi alam, makhluk dan Sang Khalik… Allah SWT. 

Tq very much, video from Physics Fun, by @Worldandscience

| Meninggalkan komentar