STRUKTUR KEILMUAN FISIKA


Devide et impera diterapkan dalam menguasai/menangani permasalahan Fisika dengan mengklasifikasikan pohon permasalahan Fisika dalam sejumlah cabang (branches) yang berbeda-beda relevansi objeknya, menurut Physics and Astronomy Classification Scheme Internasional (N.N.,1998). Klasifikasi tersebut yang menghasilkan struktur Fisika dibakukan dengan urutan-urutan yang semakin tinggi nomer kodenya semakin banyak pengetahuan yang menunjangnya. Berikut ini disajikan sebagian urutan nomer kode dari klasifikasi pohon permasalahan Fisika, sebagaimana ditulis oleh Muslim (2000);

01. Pustaka, Survei, Pendidikan, Pengajaran, Demonstrasi, Perancangan kursus, Fisika Umum, Sejarah Fisika, Filsafat Fisika: memuat Latar Belakang Fisika.

02. Matematika dan FISIKA MATEMATIKA (Aspek Numeratif) meliputi Aritmatika, Aljabar, Teori Himpunan, Teori Graf; Ilmu Ukur Bidang dan Ruang, Geometri Diferensial, Topology, Goniometri, Ilmu Ukur Analitik; Teori Peluang, Proses Stokastik, dan Statistika; Penghampiran dan Analisis Numerik; Fisika Komputasi, Teknik Komputasi, Simulasi. Paradigma Fisika Matematik yang terkenal: Pemetaan/Transformasi; Optimasi, Simetri, Dualisme, Wakilan (representasi).

03. MEKANIKA yang dipecah menjadi

03. 20 Mekanika Klasik Sistem Diskret (paradigma Newton, paradigma Lagrange-Hamilton dan Hamilton-Jacobi)

03. 30 Relativitas Khusus (paradigma relativistik Einstein)

03. 40 Mekanika Klasik Sistem Kontinu (Benda Tegar dan Elastik, Zat Alir), Gelombang, Hidrodinamika. Paradigma Newton, Hooke, Euler, Navier-Stokes

03. 50 Teori Medan Klasik. Paradigma Tensor, paradigma Spinor, Paradigma Lagrange, Paradigma Lintasan Feynman, Paradigma Simetri.

03. 65 Mekanika Kuantum ( Paradigma Bohr, paradigma Heisenberg, Schrodinger-Pauli, paradigma pengkuantuman pertama Dirac, paradigma Integral Lintasan Feynman, paradigma aljabar, paradigma Lippman-Schwinger, paradigma geser fase, paradigma variasional, paradigma matriks densitas, paradigma keadaan koheren.

03. 70 Teori Medan Kuantum. Paradigma Pengkuantuman Kedua, paradigma Integral Lintasan Feynman, Paradigma Interaksi, paradigma matriks-S, paradigma Spin-Statistik, paradigma diagram Feynman, paradigma renormalisasi.

04. GRAVITASI ( Paradigma Newton dan paradigma Einstein, paradigma medan tera, paradigma supergravity-superstring) dan Relativitas Umum (paradigma Einsteein, paradigma Ruang Datar)

05. TERMOFISIKA

05. 20 Mekanika Statistik

05. 40 Gejala Fluktuasi dan Proses Acak

05. 45 Galau (Chaos), Dinamika Nonlinear, Kompleksitas

05. 60 Proses Transpor (Hantaran Kalor, Difusi, Konveksi, Transpor Momentum)

05. 70 Termodinamika (Paradigma Fenomenologis, paradigma Mekanika Statistik, paradigma Maxwell-Boltzman, paradigma Gibbs, paradigma Matriks Densitas, peradigma Keadaan Kritis)

06. SAINS PENGUKURAN, TEKNIK LABORATORIUM UMUM DAN INSTRUMENTASI

06. 20 Penentuan Tetapan Fundamental

06. 20Dk Teori Pengukuran dan Kesalahan 06. 20Fn Satuan 06. 20Hq Standar Pengukuran, Kalibrasi

06. 30.. Pengukuran Dimensi Spasial; massa dan densitas; waktu dan frekuensi; kecepatan, percepatan dan gerak rotasi; besaran elektromagnet dasar

06. 50.. Penanganan Data dan Komputasi

06. 70.. Peralatan Pengujian; Penampilan (Display), Perekaman, Penunjuk, transduser; Servo dan Pengendalian

07. INSTRUMENTASI DAN TEKNIK KHUSUS UNTUK KEGUNAAN UMUM DALAM FISIKA

10 – 30 Fisika Zarah Elementer, Fisika Inti, Fisika Atom dan Molekul

21.00 Struktur Inti

23.00 RADIOAKTIVITAS DAN TRANSISI ELEKTROMAGNET

41.00 Listrik-Magnet (Listrik Statik dan Medan Magnet Statik, Rangkaian Arus Ajeg, Listrik magnet Dinamik, Rangkaian Elektronika, Gelombang dan Radiasi Elektromagnet menurut paradigma maxwell Lorentz)

42.00 OPTIKA (Paradigma Optika Geometris, Optika Fisis dan Optika Kuantum) 43.00 AKUSTIK

50.00 GAS, PLASMA, TEORI KINETIK, LUCUTAN LISTRIK

60 – 79 MATERI MAMPAT ( Condensed Matter)

62.10 Sifat-sifat Mekanis Cairan

62.20 Sifat-sifat Mekanis Zat padat

62.30 Gelombang Mekanis dan Elastik Paradigma kuasipartikel (fono, plasmon, polariton, polaron, eksiton, pasangan Cooper); paradigma elektron bebas Fermi, paradigma Kemagnetan Spin, paradigma Brillouin-Fermi, paradigma Transpor Boltzman, paradigma Gelombang Spin.

84.00 RANGKAIAN LISTRIK, ANTENA DAN SALURAN TRANSMISI Paradigma Kirchoff, paradigma Thevenin-Norton, paradigma Resiprokal, paradigma Diagram Smith.

85.00 PIRANTI LISTRIK DAN MAGNET

87 – 89 FISIKA ANTAR CABANG: BIOFISIKA, FISIKA MEDIS & SAINS KEHIDUPAN, SAINS MATERIAL, FISIKA KIMIA, SUMBER ENERGI, TRANSPORTASI, FISIKA LINGKUNGAN, SAINS INFORMASI, GEOFISIKA

95.00 ASTRONOMI, ASTROFISIKA, DAN KOSMOLOGI Paradigma Big Bang, paradigma Astronomi Sinar X dan Gamma, paradigma Nukleosintesis, paradigma Evolusi Bintang dan Galaksi, paradigma materi Alam Semesta, paradigma Model-Model Alam Semesta.

Tentang alifis

penyuka ilmu, baik yang remah2 atau terkuantisasi. penikmat hidup dalam aliran harmoni dan ketenangan.... penikmat tantangan dalam dinamisasi dan idealisasi....
Pos ini dipublikasikan di Fisika Dasar, Remah2ilmu dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke STRUKTUR KEILMUAN FISIKA

  1. Laras berkata:

    woy gmn cra nyari struktur fisika.bls gpl

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s