Quiz Interaktif_Fisika Komputasi


Ini adalah soal interaktif tambahan yang harus dikomentari secara singkat-ringkas dengan langsung menuliskan jawaban pada boks komentar dibawah tulisan ini. Peserta Kuliah Fisika Komputasi harus memberikan jawabannya sebagai 25% nilai Quiz01, dan 75% adalah Quiz tulis pada tanggal 06 April 2009. Jangan lupa nama dan atau alamat email-anda!!

Hal yang harus dikomentari atau dijawab!
[1] Apa bedanya model yang bersifat deterministik dengan non deterministik dalam fisika komputasi?
[2] Tidak semua orang yang melakukan pemrograman komputer setuju flowchart sebagai usaha yang produktif!. Bagaimana dengan anda?
[3] Model gerakan parabola dalam gerak peluru, bisa dikaitkan dengan model non linear; model ODE; model Syarat Awal/Batas! Pendapat anda?
[4] Metode Newton Raphson menuntut adanya turunan fungsi! Tuliskan 1 model fisika menurut anda yang tidak mempunyai turunan! Adakah?
board
Alifis__Remah2ilmu

Tentang alifis

penyuka ilmu, baik yang remah2 atau terkuantisasi. penikmat hidup dalam aliran harmoni dan ketenangan.... penikmat tantangan dalam dinamisasi dan idealisasi....
Pos ini dipublikasikan di Tugas Matakuliah. Tandai permalink.

20 Balasan ke Quiz Interaktif_Fisika Komputasi

  1. Gekris Landi berkata:

    1. Metode deterministik terkait dengan solusi dari persamaan integral atau diferensial yang menggambarkan ketergantungan sistem fisis yang diamati terhadap variabel ruang dan atau variabel waktu. Model deterministik ini memberikan informasi yang sudah dapat dipastikan dan tidak menimbulkan keragu-raguan. Sedangkan model non deterministik masih memberikan informasi yang tidak lengkap sehingga masih menimbulkan keragu-raguan.
    2. Menurut saya, flowchart masih merupakan suatu usaha yang produktif karena bagi orang awam yang masih baru mempelajari pemograman, flowchart itu masih sangat dibutuhkan untuk dapat mepresentasikan atau membaca aliran dari suatu program maupun digunakan untuk mendesain suatu program.
    3. Ya, Model gerak parabola dalam gerak peluru dapat dikaitkan dengan model non linear, model ODE, model Syarat Awal/Batas karena persamaan pada gerak peluru yang tidak linear dapat dipecahkan dengan model non linear seperti metode Newton-Raphson. Model gerak parabola juga dapat diselesaikan secara analitis yaitu dengan menggunakan model ODE dan model syarat awal/batas yang memberikan tebakan nilai awal.
    4. Menurut saya tidak ada karena semua model Fisika pasti mempunyai turunan.

  2. yunica E.P. Bansae berkata:

    1. Beda model yang bersifat deterministik dengan non deterministik dalam fisika komputasi yaitu:
    *. sifat deterministik mengenai hukum-hukum alam yang diungkapkan dalam pernyataan yang bersifat pasti serta tidak mengandung keragu-raguan akan sebab dan akibatnya dan model ini berupa pernyataan yang dijabarkan dari asas-asas kekekalan energi, massa dan momentum
    *. Sifat non deterninistik mengenai ketidaklengkapan informasi mengenai aspek-aspek tertentu dari realitas atau tidak tersedianya rumusan yang memadai untuk menyatakan hukum alam yang berlaku dan model ini dikembangkan dengan menggunakan konsep peluang atau probabilitas.
    2. Saya sebagai seorang mahasiswi yang memprogram matakuliah fisika komputasi setuju kalau flowchart merupakan usaha produktif yang memudahkan saya untuk menyatakan alur pencarian solusi dari sebuah kasus sederhana. selain itu flowchart masih digunakan orang-orang untuk mengekspresikan dan mengkomunikasikan algoritma dan flowchart juga bisa digunakan dalam perencanaan, menguraikan atau
    mengkomunikasikan logika program dengan program orang lain.
    3. model gerakan parabola dalam gerak peluru,bisa dikaitkan dengan model non linear,model ODE,karena grafik penyelesaian
    persamaan parabola merpakan Nonlinear dan dapat diselesaikan dengan berbagai metode seperti analitik dan komputasi numerik.
    4. menurut saya,tidak ada model fisika yang TIDAK mempunyai turunan.

  3. Rudolof Y. Dowa berkata:

    1. Model fisika yang bersifat deterministik merupakan model persoalam fisika yang secara komputasi dapat diselesaikan secara eksak melalui penalaran analitis matematis yang telah diketahui sebelumnya dan solusinya bersifat eksak; Model non-deterministik merupakan model persoalan fisika yang tidak dapat diselesaikan secara analitik tetapi dapat diselesaikan secara numerik melalui proses iteratif tetapi penyelesaiannya tidak bersifat eksak tapi merupakan nilai pendekatan dari nilai yang sebenarnya .
    2. Ya, saya setuju jika flowchart merupakan usaha yang baik dan produktif. karena jika seseorang sudah mahir dalammemahami bahasa flowchard dalam sebuah program maka orang tersebut tidak perlu lagi membuatnya dalam flowchart karena akan memakan banyak waktu, namun bila orang tersebut belum mahir maka flowchart sangat dibutuhkan untuk mempermudah membuat program dalam komputer.
    3. Menurut pendapat saya, saya juga setuju dengan pendapat tersebut karena dengan metode iterasi tersebut, kita dapat menyelesaikan beragam masalah dalam analisa numerik dengan memiliki keunggulan yaitu tidak sangat terpengaruh kesalahan pembulatan .
    4.Kalau menurut saya tidak ada.Karena semua model fisika harus menggunakan turunan

  4. Maria D.Dule berkata:

    1.Model bersifat deterministik sering berupa persamaan matematika yang yang digunakan dalam fisika komputasi dan dijabarkan dari azas-azas kekekalan energi, massa dan momentum. Sebaliknya, model yang bersifat non-deterministik merupakan ketidak-lengkapan informasi mengenai aspek-aspek tertentu dari realitas, atau tidak tersedianya rumusan yang memadai untuk menyatakan hukum alam yang berlaku bagi realitas yang dapat digunakan dalam fisika
    komputasi. Model jenis ini sering dikembangkan dengan menggunakan konsep peluang atau probabilitas.
    2.Tidak semua orang yang melakukan pemrograman komputer setuju flowchart sebagai usaha yang produktif (karena bagi programmer yang sudah professional atau sudah handal, pembuatan flowchart dianggap sebagai sesuatu pekerjaan yang hanya membuang waktu, dan menghabiskan tenaga).
    3. Menurut saya, saya setuju dengan pendapat tersebut karena dengan metode iterasi , kita dapat menyelesaikan beragam masalah dalam analisa numerik dengan kelebihan umumnya yaitu tidak terpengaruh oleh kesalahan pembulatan .
    4. Menurut saya, tidak ada model fisika yang tidak ada turunannya, karena model fisika semuanya mempunyai turunan.

  5. 1.Perbedaan antara model yang bersifat deterministik dengan model yang bersifat non-deterministik dalam bidang fisika komputasi adalah :
    Dalam fisika komputasi, model deterministik berarti bahwa fenomena-fenomena fisika dapat dimodelkan dan ditentukan secara pasti, baik itu sebab maupun akibatnya. Model-model yang dipastikan kebenarannya yang akan dijabarkan dalam bentuk asas-asas dan kemudian digunakan dalam kajian secara fisiska komputasi.
    Sedangkan model non-deterministik merupakan kebalikan dari model deterministik yakni permodelan dari fenomena-fenomena fisika yang tidak dapat ditentukan solusinya secara pasti sehingga dibutuhkan suatu metode pendekatan yang digunakan dalam fisika komputasi, namun pada umumnya yang digunakan adalah konsep tentang peluang (probabilitas).
    2.Tidak semua orang yang melakukan pemrograman komputer setuju dengan flowchart sebagai suatu usaha yang produktif (karena bagi programmer yang sudah professional atau sudah handal, dalam pembuatan flowchart dianggap sebagai suatu pekerjaan yang hanya membuang waktu dan menghabiskan tenaga bagi programmer utu sendiri). Kalau menurut pendapat saya, bahwa flowchart merupakan suatu langkah awal yang menjadi dasar penting dalam pembuatan sebuah program, karena saya sendiri belum begitu mahir dalam membuat program. Namun, tidak semua program yang saya buat menggunakan flowchart. Untuk program-program yang dianggap mudah, dalam pembuatan program tersebut saya tidak menggunakannya.
    3.Dalam model gerakan parabola dalam suatu gerak peluru, bisa dikaitkan dengan model non linear; model ODE; model Syarat Awal (Batas). Karena menurut pendapat saya bisa dikaitkan, dimana kasus gerak parabola jika diimplementasi dalam bentuk persamaan maka memperoleh persamaan-persamaan berorde 2, sehingga dapat dikaitkan dengan model non-linear. Jika persamaan ini tidak dapat diselesaikan secara analitik, maka dapat diselesaikan dengan menggunakan suatau metode pendekatan secara numerik dengan menggunakan model syarat nilai awal atau syarat batas pada suatu fungsi dalam persamaan.
    4.Pada umumnya semua model persamaan fisika komputasi pasti memiliki suatu turunan. Atau setiap persamaan pasti memiliki variabel atau konstanta tertentu, dengan sendirinya bahwa setiap variabel pasti dapat diturunkan baik secara penuh maupun secara parsial. Jadi menurut pendapat saya, bahwa tidak ada persamaan yang tidak mempunyai suatu turunan baik itu diturunkan secara penuh maupun secara parsial.

  6. Dyckirson Heo Uli berkata:

    1. Perbedaan antara model deterministik dan non-deterministik adalah model deterministik merupakan model berupa pernyataan yang mempunyai nilai-nilai kebenaran yang tidak diragukan lagi.Biasanya dijabarkan dari asas-asas dan dikaji dalam komputasi. Sedangkan model non-deterministik merupakan model yang mempunyai ketidaklengkapan informasi sehingga rumusan-rumusan dari model ini tidak memadai dan biasanya digunakan dalam peluang.
    2.Tergantung dari programmer yang mau menggunakan flowchart atau tidak. Jika programmer belum ahli dalam menggunakan algoritma maka disarankan untuk memakai flowchart karena flowchart lebih mudah digunakan oleh programmer dibandingkan dengan menggunakan algoritma dan flowchart juga masih digunakan untuk mengkomunikasikan algoritma. Tetapi jika programmer telah ahli dalam menggunakan keduanya, maka terserah programmer untuk menggunakan dari salah satu perulangan ini.
    3. ya, gerak parabola dapat dikaitkan dengan model non-linier, model ODE dan model syarat awal/batas karena penyelesaian dari persamaan ini dapat ditentukan dengan model-model tersebut.
    4. Tidak ada. karena semua persamaan mempunyai turunan.

  7. Harti Umbu Mala berkata:

    1. Model deterministik adalah:hukum-hukum alam yang umumnya diungkapkan dalam pernyataan yang bersifat pasti serta tak mengandung keragu-raguan akan sebab dan akibatnya. Model-model yang diyakini kebenarannya atau bersifat pasti inilah yang akan dijabarkan dalam bentuk azas-azas dan kemudian digunakan dalam kajian secara komputasi. Sedangkan model non-deterministik adalah:ketidak-lengkapan informasi mengenai aspek-aspek tertentu dari realitas, atau tidak tersedianya rumusan yang memadai untuk menyatakan hukum alam yang berlaku bagi realitas tertentu atau merupakan permodelan dari fenomena-fenomena fisika yang tidak dapat ditentukan solusinya secara pasti sehingga dibutuhkan metode pendekatan.
    2. Menurut pendapat saya, penting tidaknya kita membutuhkan flowchart tergantung dari setiap orang, apakah betul telah mahir atau belum dalam membuat program. Jika belum mahir maka flowchart sangat penting (produktif) sehingga membantu dalam hal pembuatan program, namun jika kita sudah cukup menguasai pembuatan program maka flowchart tidak perlu lagi karena sangat memakan waktu yang cukup lama.
    3. Menurut pendapat saya model gerak parabola dalam gerak peluru perlu dikaitkan dengan model non linear; model ODE; model Syarat Awal/Batas karena permasalahan gerak parabola dapat dijabarkan dalam bentuk persamaan matematis yang memenuhi syarat-syarat sesuai metode di atas.
    4. Metode Newton Raphson menuntut adanya turunan fungsi, dan menurut saya dalam dunia fisika semua model persamaan pasti memiliki turunan karena setiap persamaan tersebut didapatkan dari peninjauan beberapa variabel yang saling terkait dan dengan adanya keterkaitan antar variabel tersebut maka yang pasti haris dapat diturunkan dengan menggunakan aturan-aturan penurunan fingsi yang biasa digunakan.

  8. boby nulik berkata:

    1.perbedaan model yang bersifat determistik dan non-determistik adalah
    * determistik merupakan pemodelan fisika yang telah teruji kebenaran dan diterima secara umum (telah pasti) dalam bentuk matematika.
    * non-determistik merupakan pemodelan fisika untuk hal yang masih dalam keragu-raguan, dalam kasus fisika biasanya dalam bentuk peluang.
    2.pendapat saya adalah
    saya setuju dengan peryataan tersebut karena flowchart merupakan alat bantu saja sehingga boleh dipakai atau tidak terserah pada pemrogramernya.jika pemrogramer telah mahir maka flowchart tidak lagi digunakan dan dianggap kurang efisien dalam penggunaan waktu demikian sebaliknya.
    3. saya berpendapat bahwa kasus gerak peluru dapat dapat dikaitkan dengan model nonlinear sebab model kurva yang dihasilkan berbentuk parabola atau dalam persamaan matematika merupakat persamaan pangtkat dua sehingga pendekatan komputasinya dapat dikaitkan dengan model non linear dengan syarat awal dan batasannya.
    4.menurut saya tidak ada.sebab model matematis suatu persamaan pasti memiliki turunan.

  9. Katharina Laetita LW berkata:

    1. Beda keduanya adalah:
    Untuk model yang bersifat deterministik adalah karena mengingat hukum – hukum alam umumnya diungkapkan dalam pernyataan yang bersifat pasti serta tidak mengandung keragu – raguan akan sebab dan akibatnya. Model ini sering berupa pernyataan matematika yang dijabarkan dari azas – azas kekekalan energi, massa dan momentum.
    Untuk model non- deterministik adalah karena ketidaklengkapan informasi mengenai aspek – aspek tertentu dari realitas atau tidak tersedianya rumusan yang memadai untuk menyatakan hukum alam yang berlaku. Model ini sering dikembangkan dengan menggunakan konsep peluang atau probabilitas, tetapi tidak tertutup kemungkinan model ini semata – mata bersifat heuristik atau ad-hoc.

    2. Menurut pendapat saya, saya setuju dengan pendapat tersebut karena jika kita telah lancar atau mengetahui dengan jelas bagaimana algoritma atau langkah operasi dari bahasa pemrograman tersebut maka kita tidak perlu membutuhkan lagi flowchart tersebut.
    3. Menurut pendapat saya, saya juga setuju dengan pendapat tersebut karena dengan metode iterasi tersebut, kita dapat menyelesaikan beragam masalah dalam analisa numerik dengan kelebihan umumnya yaitu tidak sangat terpengaruh oleh merambatnya kesalahan pembulatan .
    4. Menurut pendapat saya, tidak ada model fisika yang tidak ada turunannya, karena sekarang ini sudah banyak software yang dapat menyelesaikan turunan dari model – model fisika yang sangat sulit sekalipun.

  10. Infianto Boimau berkata:

    1. Perbedaan model yang bersifat deterministik dan model yang bersifat non deterministik adalah :
    Model yang bersifat deterministik merupakan hukum-hukum alam umumnya diungkapkan dalam pernyataan yang bersifat pasti serta tak mengandung keragu-raguan akan sebab dan akibatnya. Model ini sering berupa persamaan matematika yang dijabarkan dari azas-azas kekekalan energi, massa dan momentum.
    Model yang bersifat non deterministik merupakan ketidak-lengkapan informasi mengenai aspek-aspek tertentu dari realitas, atau tidak tersedianya rumusan yang memadai untuk menyatakan hukum alam yang berlaku bagi realitas tertentu. Model jenis ini sering dikembangkan dengan menggunakan konsep peluang atau probabilitas, namun tidak tertutup kemungkinan model itu semata-mata bersifat heuristik atau ad-hoc.
    2. Menurut saya flowchart tidak menjadi keharusan bagi setiap orang yang melakukan pemrograman komputer, karena flowchart merupakan usaha yang produktif. Kenyataanya programmer professional tidak memerlukan flowchart dalam mengerjakan pemrograman komputer. Flowchart dapat dipakai untuk mengekspresikan dan mengkomunikasikan algoritme. Bagi saya, flowchart penting karena dapat membantu dalam menyusun suatu algoritme penyelesaiaan suatu masalah.
    3. Menurut saya model gerakan parabola dalam gerak peluru dapat dikaitkan dengan model non linear; model ODE; model Syarat Awal/Batas karena permasalahan gerak parabola dapat dijabarkan dalam bentuk persamaan matematis yang memenuhi syarat-syarat metode di atas sehigga dapat diselesaikan. Misalnya gerakan parabola dalam gerak peluru dapat dijabarkan dalam persamaan deret polynomial, persamaan eksponensial, persamaan logaritme dan lain-lain. Dengan demikian model gerakan parabola dalam gerak peluru dapat diselesaikan dengan metode-metode di atas.
    4. Menurut saya setiap persamaan matematika yang merupakan fungsi dari suatu variabel pasti memiliki turunan terhadap variabel tersebut. Jadi, tidak ada persamaan matematika yang tidak memiliki turunan.

  11. Meky Yuda Pa Radja berkata:

    1. Model fisika yang bersifat deterministik merupakan model persoalam fisika yang secara komputasi dapat diselesaikan secara eksak melalui penalaran analitis matematis yang telah diketahui sebelumnya dan solusinya bersifat eksak; Model non-deterministik merupakan model persoalan fisika yang tidak dapat diselesaikan secara analitik tetapi dapat diselesaikan secara numerik melalui ptoses iteratif tetapi penyelesaiannya tidak bersifat eksak tapi merupakan nilai pendekatan dari nilai yang sebenarnya.

    2. Menurut saya memang demikian karena tanpa flowchart kita masih dapat membuat proyek pemrograman kita dengan menggunakan algoritma yang kelihatannya jauh lebih bisa dimengerti daripada flowchart. Tapi untuk programer pemula mungkin ada baiknya menggunakan flowchart sebagai panduan untuk menyelesaiakan persoalannya.

    3. Model gerakan parabola dalam gerak peluru memang dapat dikaitkan dengan model non-linear khususnya ODE dengan syarat awal/batas, misalnya jika kita ingin mengetahui kecepatan ketinggian maksimal dari peluru atau jarak horisontal terjauh yang dicapai oleh gerak peluru maka turunan pertama posisi gerak peluru terhadap waktu sama dengan nol.

    4. Percepatan benda.

  12. Feronika Nanggo berkata:

    1. Perbedaan model yang bersifat deterministik adalah: model ini bersifat alam yang diungkapkan dalam pernyataan yang bersifat pasti serta tidak mengandung keragu-raguan akan sebab akibatnya, atau model yang berupa pernyataan matematika yang dijabarkan dari azas-azas kekekalan energi, massa dan momentum.
    perbedaan yang bersifat non deterministik adalah: model ini merupakan suatu model yang tidak tersedianya rumusan yang memadai untuk menyatakan hukum alam atau ketidaklengkapan informasi mengenai aspek-aspek tertentu dari suatu realitas, atau model yang sering dikembangkan dengan menggunakan konsep peluang atau probabilitas.
    2. Menurut saya flowchart sebaiknya tidak digunakan dalam pemrograman komputer; karena flowchart hanya digunakan untuk mengekspresikan dan mengkomunikasikan algoritma, atau digunakan dalam perencanaan menguraikan atau mengkomunikasikan logika program.
    3. Ya! karena dalam gerak parabola dapat diselesaikan dengan menggunakan metode Bisection dan Newton-Raphson karena kedua metode ini mempunyai titik tengah interval sedangkan model ODE merupakan model yang dapat diselesakan secara analitik.
    4. Menurut saya tidak ada, karena pasti semua model fisika mempunyai turunan.

  13. Maria M.Nailape berkata:

    1. Perbedaan antara model fisika yang bersifat deterministik dan model non deterministik dalam fisika komputasi adalah :
    Dalam fisika komputasi, model deterministik merupakan hukum-hukum fisika dapat dimodelkan dan diketahui dengan pasti baik sebab maupun akibatnya. Model-model yang diyakini kebenarannya inilah yang akan dapat dikembangkan dengan hukum-hukum dunia fisika komputasi . Sedangkan model non deterministik merupakan model fisika komputasi yang tidak dapat diketahui solusinya secara pasti sehingga dibutuhkan metode pendekatan yang di dunia fisika komputasi.
    2.Ya,kalau menurut saya karena flowchart merupakan usaha yang produktif.Bagi orang yang sudah menguasai program tidak membutuhkan waktu yang lama lagi untuk membuat flowchart.
    3. Kalau menurut saya model gerak parabola dalam gerak peluru dapat dihubungkan dengan model non-linear, model ODE, dan model syarat batas. Karena dengan menggunakan rumusan gerak parabola model-model tersebut dapat diselesaikan.
    4.Kalau menurut saya tidak ada.Karena semua model fisika harus menggunakan turunan.

  14. Emanuel D. Banggut berkata:

    1.Dilihat dari segi artinya deterministik berasal dari kata determinan yang artinya ”faktor yang menentukan”. Jadi model yang bersifat deterministik artinya sebuah model yang mengungkapkan hukum-hukum alam yang dinyatakan dengan pernyataan matematika sehingga mengandung kepastian. Jadi yang merupakan faktor penentu kepastian disini adalah unsur matematika. Sedangkan model non deterministik artinya sebuah model yang menyatakan hukum alam tetapi masih dalam hipotesa sehingga masih mengandung keraguan.
    2.Bagi seorang programer profesional, mungkin ia tidak membutuhkan flowchart tetapi bagi saya flowchart sangat penting untuk membantu saya dalam mengetahui dasar-dasar dalam membuat bahasa program dan bisa menghubungkannya/membandingkannya dengan bahasa program yang telah dibuat oleh orang lain.
    3.Model non linear, model ODE, model syarat awal/batas bisa dikaitkan dengan gerak parabola karena grafik dari penyelesaian persamaan parabola adalah non linear dan persamaan parabola dapat diselesaikan dengan metode analitik dan komputasi numerik.
    4.Menurut saya yang tidak menggunakan turunan ialah model linier yang dapat diselesaikan dengan menggunakan matriks.

  15. meirlin y sakan berkata:

    1. kalau bersifat deterministik berarti pernyataan hukum alam yang diungkapkan umumnya bersifat ragu-ragu akan sebab akibat yang didapatkan dan umumnya model ini sering berupa pernyataan matematika. sedangkan model yang bersifat non deterministik sering digunakan karena tidak lengkaonya informasi mengenai aspek tertentu atau karena tidak adanya suatu rumusan untuk menyatakan hukum alam dan sering digunakan konsep peluang untuk manjawab model ini.
    2. menurut saya,tergantung dari masing-masing orang dalam hal ini,apabila programer sudah profesional atau sudah ahli maka ia tidak perlu lagi menggunakan flowchart. tetapi ada pula orang yang masih merasa perlu untuk menggunakan flowchart karena merasa belum terlalu bisa untuk langsung menggunakan bahasa program. dan menurut saya masih perlu untuk manggunakan flowchart.
    3. ya !
    karena gerak paraboladapat diselesaikan dengan metode bisection karena metode ini ditentukan dengan titik tengah interval kemudian dibagi menjadi dua yangmana salah satunya mengandung akar dan juga denga menggunakan metode newton rapshon. dan juga karena model ODE dapat diselesaikan secara analitis.
    4. kalau menurut saya tidak ada model fisika yang tidak mempunyai turunan.

  16. Margaretha F Cerly berkata:

    1.Model deterministik diproleh dari hukum-hukum yang diungkapkan dari alam yang bersifat pasti dan tidak ragu-ragu. Misalnya hukum kekekalan energi,hukum gas ideal dan lain-lain
    sedangkan model nondeterministik diperoleh dari ketidaklengkapan informasi mengenai kejadian yang real. Misalnya deret Taylor, Deret Mclaurent.
    2.Flowchart produktif alasanya flowchart masih digunakan untuk mengkomunikasikan algoritma, kedua jika tidak digunakan secara rutin, suatu saat flowchart bisa digunakan dalam perencanaan, menguraikan atau mengkomunikasikan logika program dengan program lain. Namun bagi programer yang sudah mahir, logika berpikirnya langsung dituangkan dalam bahasa pemrograman tanpa membuat flowchart.
    3.Gerak parabola bisa dikaitkan dengan model non linear, model ODE, model Syarat Awal/Batas
    4. Ada. Model fisika yang tidak mempunyai turunan adalah kasus-kasus yang diselesaikan dengan menggunakan metode matriks misalnya arus dan tegangan dalam rangkain.

  17. oktoviana kota berkata:

    1. Model bersifat deterministik biasanya menggunakan persamaan matematika yang dipakai dalam fisika komputasi dan selanjutnya dapat dijabarkan dari hukum kekekalan energi,kekekalan massa,dfan kekekalan momentum.sedangkan model yang bersifat non deterministik biasanya tidak menggunakan persamaan matematika dan tidask bisa digunakan dalam fisika komputasi dan juga tidak bisa dijabarkan dari hukum-hukum kekekalan energi,massa,dan momentum.
    2. Menurut saya pemrograman tidak selamanya menggunakan flowchart karena flowchart merupakan usaha yang produktif dengan demikian dalam menyelesaikan suatu program tidak bisa diselesaikan tanpa menggunakan flowchart.
    3. Menurut saya model gerakan parabola dapat di hubungkan dengan persamaan non linier seperti model ODE,model syarat awal/batas,karena kedua model di atas merupakan penyelesaian secara analitis.
    4. Menurut saya,tidak ada karena semua model fisika harus menggunakan turunan.

  18. Herry F. Lalus berkata:

    1. Perbedaan antara model yang bersifat deterministik dengan model non-deterministik dalam fisika komputasi adalah :
    Dalam fisika komputasi, model deterministik berarti bahwa fenomena-fenomena atau hukum-hukum fisika dapat dimodelkan dan ditentukan secara pasti baik sebab maupun akibatnya. Model-model yang diyakini kebenarannya inilah yang akan dijabarkan dalam bentuk azas-azas dan kemudian digunakan dalam kajian secara komputasi. Sedangkan model non-deterministik merupakan kebalikan dari model deterministik yaitu permodelan dari fenomena-fenomena fisika yang tidak dapat ditentukan solusinya secara pasti sehingga dibutuhkan metode pendekatan, namun umumnya yang digunakan adalah konsep tentang peluang (probabilitas).
    2. Tidak semua orang yang melakukan pemrograman komputer setuju flowchart sebagai usaha yang produktif (karena bagi programmer yang sudah professional atau sudah handal, pembuatan flowchart dianggap sebagai sesuatu pekerjaan yang hanya membuang waktu, dan menghabiskan tenaga). Kalau untuk saya, flowchart merupakan langkah awal yang cukup penting untuk pembuatan sebuah program, karena saya belum mahir dalam membuat program. Namun, tidak semua program yang saya buat menggunakan flowchart. Untuk program-program yang cukup mudah, saya tidak menggunakannya.
    3. Model gerakan parabola dalam gerak peluru, bisa dikaitkan dengan model non linear; model ODE; model Syarat Awal/Batas. Menurut saya bisa karena kasus gerak parabola jika diimplementasi dalam bentuk persamaan maka menghasilkan persamaan berorde 2, sehingga dapat dikaitkan dengan model non-linear. Namun, jika persamaan ini tidak dapat diselesaikan secara analitik biasa (eksak) maka dapat diselesaikan menggunakan metode pendekatan secara numerik dengan menggunakan model syarat nilai awal atau syarat batas.
    4. Semua model persamaan pasti memiliki turunan. (setiap persamaan pasti memiliki variabel, dan dengan sendirinya setiap variabel itu pasti dapat diturunkan baik secara penuh maupun secara parsial). Jadi, tidak ada persamaan yang tidak memiliki turunan.

  19. Connielia J.Huma berkata:

    1. Hukum-hukum alam umumnya diungkapkan dalam pernyataan yang bersifat pasti dan tidak mengandung keragu-raguan akan sebab dan akibatnya itu merupakan model yang bersifat deterministik. Model ini berupa pernyataan matematika yang dijabarkan dari azas-azas kekekalan energi,massa dan momentum. sedangkan model yang bersifat non-deterministik yaitu ketidaklengkapan informasi mengenai aspek-aspek tertentu dari realitas, atau tidak tersedianya rumusan yang memadai untuk menyatakan hukum alam yang berlaku. Model ini dikembangkan dengan menggunakan konsep peluang atau probabilitas, namun tidak menutup kemungkinan model itu semata-mata bersifat heuristik atau ad-hoc.
    2. Menurut saya tidak selamanya pemrograman komputer dapat menggunakan flowchart sebagai usaha yang produktif. Karena tanpa menggunakan flowchart program tersebut dapat diselesaikan.
    3.Pendapat saya model gerakan parabola dalam gerak peluru dapat dikaitkan dengan model non-linear, model ODE, dan model syarat batas. Karena rumusan gerak parabola tersebut dapat diselesaikan dengan model-model tersebut.
    4. ada. model arus dan tegangan dalam rangkaian resistor.

  20. Juliany N Mohamad berkata:

    1.Model bersifat deterministik sering berupa persamaan matematika yang yang digunakan dalam fisika komputasi dan dijabarkan dari azas-azas kekekalan energi, massa dan momentum. Sebaliknya, model yang bersifat non-deterministik merupakan ketidak-lengkapan informasi mengenai aspek-aspek tertentu dari realitas, atau tidak tersedianya rumusan yang memadai untuk menyatakan hukum alam yang berlaku bagi realitas yang dapat digunakan dalam fisika komputasi. Model jenis ini sering dikembangkan dengan menggunakan konsep peluang atau probabilitas.
    2. Ya, saya setuju jika flowchart merupakan usaha yang produktif. karna jika seseorang sudah mahir dalam membuat sebuah program maka orang tersebut tidak perlu lagi membuatnya dalam flowchart karena akan memakan banyak waktu, namun bila orang tersebut belum mahir maka flowchart sangat dibutuhkan untuk mempermudah membuat program dalam komputer.
    3. ya gerak parabola bisa dikaitkan dengan model non linear; model ODE; model Syarat Awal/Batas. karena ODE merupakan penyelesaikan persamaan secara analitis. Akan tetapi jika solusi itu menghasilkan fungsi yang tidak efisien seperti exp atau log, numerik solution mungkin akan lebih efisien. selain itu gerak parabola mempunyai bentuk persamaan yang non linear sehingga dapat di selesaikan dengan model non- linear dengan tebakan nilai awal atau syarat batas. salah satu contoh metode yang dapat menyelesaikan kasus gerak parabola yaitu dengan menggunakan metode bisection dan juga metode Newton-Raphson.
    4. TIdak ada. karena semua model fisika pasti mempunyai turunan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s