Ambalat & Indonesia…Sadarkah ??


Anti Indonesia ???!!!
goto hell
Hangat & Emosional !! Itulah situasi yang bisa kita dapati jika membaca berita-berita, komentar bahkan wawancara menyangkut perseteruan Indonesia dengan negara tetangga sendiri, malaysia (agak tersinggung juga, m-nya tak buat kecil, kekanakan ya🙂 ). Kalau sportivitas bisa kita lihat di lapangan bulutangkis, tapi tidak di realitas kehidupan bernegara.
Betapa tidak, mulai kasus sipadan ligitan, batik, lagu rasa sayange, reog, digebukinnya TKI-TKI kita di sono, bahkan manohara yang disiksa oleh putra kerajaan kelantan, terakhir ambalat… yang menyiratkan konflik tidak pernah usai.

Ganyang malaysia !!! yang diserukan Bung Karno dulu sepertinya menyisakan ketersinggungan traumatik dan kebencian mendalam. Coba buka saja beberapa situs yang terang-terangan kontennya menjelek-jelekkan indonesia dengan segala cara, dengan sebutan khas-nya untuk bangsa kita, INDON. Diantaranya: kamiantiindon.blogspot.com. Ini screenshootnya:
anti indo
Dengan seenaknya mereka menyebut indonesia bangsa bodoh, tamak, teroris dll. Tentu anda akan sangat tersinggung, dan terbakar nasionalisme yang kita miliki.

Coba anda baca sepenggal artikel mereka di ihateindon.blogspot.com,

Sila baca artikel dan laporan akhbar diposting sebelumnya untuk bukti rujukan
1. Ketuhanan Yang Maha Esa >>(maksudnya boleh bernikah berlainan agama dan tinggal satu rumah)
2. Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab >> (Maksudnya menjadi pelacur, pendatang haram, kriminal & penipu di malaysia)
3. Persatuan Indonesia >>(Maksudnya lari dari indon dan masuk curi-curi ke malaysia, sebab di indon tak ada pekerjaan dan tak cukup makan = ALIAS PENGUNGSI EKONOMI)
4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan >>(Maksudnya yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin)
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia >> (Maksudnya bekerja sebagai babu, kuli bangunan, tukang sapu dan pekerjaan hina yang lainnya di malaysia yang disebut sebagai PAHLAWAN DEVISA. Bila ada bencana mengemis malaysia)
indon ni bangga sangat dengan pancagila… dari 1945 hingga sekarang masih miskin dan papa kedana

Apakah anda tidak tersinggung? Apakah anak-anak Indonesia diam? tidak lihat ekspresi mereka diatas.

Google Earth-pun Mengakui Ambalat punya Indonesia
Bahkan terkait dengan Ambalat, Tandef.net: Think & Act for National Defense, telah mensimulasikan perang Indonesia dan malaysia di Ambalat. Bagaimana hasilnya🙂, silahkan baca di tandef.net.
Tapi yang jelas, malaysia memang belum ikhlas menerima kisah nasionalisme ‘Ganyang malaysia’.

Kalau mereka bilang, kita tamak sudah banyak pulau masih serakah juga. Intinya adalah indonesia mencoba untuk mempertahankan keutuhan NKRI saja. Tidak ingin mengganggu orang malaysia. Google Earth sendiri menunjukkan ambalat punya Indonesia, masak malaysia yang katanya lebih modern, lebih pintar tidak lihat itu di Google Earth. Boleh kita lihat, cropping gambarnya dari tandef,
ambalat02

Ambalat berada di selatan daripada batas wilayah Indonesia-malaysia (di Google Earth, sejak awal batas negara ini ditandai dengan garis kuning tebal).

Sebagaimana dilansir harian Kompas tanggal 6 Juni 2009 dalam berita berjudul “Menhan: RI Tak Gentar Hadapi Manuver malaysia”, Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono menyampaikan bahwa sejak 1966 Indonesia telah memberikan konsensi pada perusahaan multinasional ENI dan Chevron di Blok Ambalat dan itu tidak pernah dipersoalkan malaysia sebelumnya, sampai mereka mengeluarkan Peta Maritim 1979, yang ditentang oleh Indonesia, Singapura, Vietnam dan China. “Hasil kontrak itu, selama ini juga masuk ke kas Negara Indonesia. Jadi, bagaimana pun posisi kita lebih kuat. Semua berdasar Konvensi Hukum Laut Internasional (UNCLOS) 1982,” ujar Menhan.

Jatuhnya Pulau Sipadan & Ligitan ke tangan malaysia atas keputusan Mahkamah Internasional beberapa tahun lalu pun semata-mata bukan atas dasar bukti-bukti sejarah maupun dokumen legal di masa lampau, melainkan semata-mata atas dasar pertimbangan effective occupation, dimana malaysia sudah membangun cottage & resort di Pulau Sipadan & Ligitan walaupun pada masa itu kedua pulau ini masih dalam sengketa.

Untuk itu, terhadap Blok Ambalat ini, perlu kiranya Indonesia menerapkan langkah yang serupa, yakni melakukan effective occupation terhadap Ambalat sebagai unjuk kedaulatan kita di sana. Effective occupation ini dapat dilakukan dengan melakukan eksplorasi minyak di sana, maupun dengan aktifnya nelayan kita melaut, tentunya dengan pengawalan ketat TNI untuk menjamin agar mereka tidak mendapat gangguan dari pihak asing manapun yang tidak ingin Ambalat tetap menjadi milik Indonesia.

SBY, Kepada pers mengatakan, sejak dulu, apa yang diklaim oleh Malaysia betul-betul tidak bisa diterima. ”Sebab, Indonesia yakin Ambalat adalah wilayah Indonesia. Saya pernah dengan kapal perang ke kawasan itu. Posisi saya hanya 1 meter dari perbatasan malaysia. Saya katakan, sejengkal tanah pun atau laut, kalau itu kedaulatan kita, itu harus kita pertahankan. Tidak ada kompromi dan toleransi. Itu harga mati,” ujarnya.Namun, cara penyelesaiannya tidak harus mengobarkan peperangan. ”Kita sama-sama negara ASEAN. Ada Piagam ASEAN, ada diplomasi, dan ada penyelesaian secara damai. Jadi, jangan beretorika agar dinilai sebagai pemimpin yang berani dan gagah, terus mengobarkan perang di mana-mana. Ingat, perang itu jalan terakhir. Kita utamakan jalan lain yang lebih bermartabat dan tidak mendatangkan masalah bagi negara yang sedang membangun,” katanya.

Nah, 10 Juni kemarin Menhan malaysia menyatakan bersalah tentang Batas di Ambalat. Apakah itu betul dengan kesadaran atau taktik belaka?
Rasa-rasanya memang indonesia harus lebih introspeksi akan alutsista-nya, menambah anggaran pertahanan dan peralatan militernya, disamping juga meningkatkan keadaan ekonomi dan pembangunannya. Lihat saja berita MetroTV kemarin, di entikong daerah perbatasan dengan malaysia, kasihan dan trenyuh mengamati perbedaan kelas yang begitu jauh. Tokoh-tokoh Indonesia harus sudah merasa malu dan bangkit sebenarnya dengan pelecehan yang selama ini terjadi.

Akankah itu terjadi..???

Tentang alifis

penyuka ilmu, baik yang remah2 atau terkuantisasi. penikmat hidup dalam aliran harmoni dan ketenangan.... penikmat tantangan dalam dinamisasi dan idealisasi....
Pos ini dipublikasikan di aQ berPole-MIX. Tandai permalink.

3 Balasan ke Ambalat & Indonesia…Sadarkah ??

  1. negara pencuri{malaysia} berkata:

    buat pak sby mna tegas mu???
    toling contohlah BAPAK SOEKARNO-HATTA???
    dulu negara kita ini di segani oleh negara lain tapi sekarang negara kita ini SEPELEKAN oleh negara di DUNIA??

  2. malaisya tangan panjang berkata:

    mana harga diri klian pencuri>>??
    indonesia pun jga jangan mau aja kekuasaan kita diambil negara kecil itu>>??
    seandainya malingsia itu mau ngajak perang ladeni aja perang kita???lama lama negara kita ini kecil kalau terus diambil oleh negara negara lain {pencuri}/

  3. Malysia pencuri" berkata:

    DAsar Negara Pencuri(Malysia),Menghalalkan segala cara..untuk kepentingan Negara….kalau nGak pnyah kekeyaaan Alam…jngan nyuri yang orang Dong,,.,Itu Namanya ngak punyah malu,,,,di Dalam Al-qur’an kan sudah Jelas..Mencuri Hak orang tu….hukum nya Haram.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s