Seri_Fisika Komputasi 02: Solusi Model Fisis Non Linear


Bab2_SOLUSI MODEL FISIS NON LINEAR

Pada bab ini dibahas solusi dari persamaan non linear yang banyak dijumpai dalam formulasi kasus -kasus fisika , yaitu pencarian akar persamaan (finding roots). Disajikan beberapa metode yang biasa digunakan, dan inti pembahasan terletak pada implementasi 3 (tiga) metode komputasi numerik, yaitu metode Bisection, metode Newton Raphson dan metode Secant, didalam menangani berbagai kasus yang
disertakan.

A. SASARAN UMUM
Sasaran umum dari perkuliahan ini adalah memberikan pe mahaman kepada mahasiswa mengenai proses penyelesaian kasus fisika dalam formulasi persamaan non linear secara komputasi numerik, dan memberikan keleluasaan wawasan tentang beberapa metode dari sekian banyak metode yang bisa diimplementasikan.

B. SASARAN KHUSUS
Setelah perkuliahan selesai dilaksanakan, mahasiswa diharapkan mampu:
1. Memformulasikan fenomena fisis dalam bentuk persamaan non linear ke dalam formula iteratif komputasi numerik.
2. Menyebutkan beberapa metode komputasi numerik dalam kasus finding roots
3. Menjelaskan proses iterasi dari bracketing methods dan open methods.
4. Menjelaskan perilaku metode Bisection, Newton Raphson dan Secant sesuai dengan karakter persamaan non linear yang ditangani.
5. Mengembangkan pemahaman dengan menggunakan karakteristik metode-metode komputasi numerik yang lain.
6. Meng-implementasikan metode komputasi numerik untuk persamaan non linear dalam program komputer.

Materi selengkapnya silahkan download disini

Tentang alifis

penyuka ilmu, baik yang remah2 atau terkuantisasi. penikmat hidup dalam aliran harmoni dan ketenangan.... penikmat tantangan dalam dinamisasi dan idealisasi....
Pos ini dipublikasikan di Fisika Komputasi dan tag , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Seri_Fisika Komputasi 02: Solusi Model Fisis Non Linear

  1. alifis berkata:

    petunjuk : baca di buku numerical analysis nakamura ! sudah sy tunjukkan to🙂

  2. Kostan berkata:

    saya mau tanya pak, tolong tunjukkan model metote beda hingga untuk problem 3 dimensi, trimakasih sebelumnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s