Tugas I_Review & Rekonstruksi di MKPi


Review & Rekonstruksi Aplikasi ELINS
elins_badge ugm
Bagi mahasiswa yang memprogram MKPi ( Proyek Instrumentasi ), berikut ini adalah judul-judul artikel tentang aplikasi elektronika-instrumentasi, yang dapat anda peroleh dengan menelusuri link download-nya.

Nama-nama yang mendapatkan tugas untuk mereview & me-rekonstruksi artikel sekaligus presentasi dalam sesi diskusi pada pertemuan yang telah ditentukan, adalah sebagai berikut:

1. Bobby W Nulik [ pertemuan ke-5 ] >>> Alat Pemantau Suhu Jarak Jauh Berbasis SMS
2. Dyckirson Heo Uli [ pertemuan ke-6 ] >>> Alat Monitor Tekanan Darah Noninvasive Berbasis PC
3. Fini R Sianipar [ pertemuan ke-7 ] >>>Sistem Antrian dengan DT-51 MinSys & de KITS SPC Alphanumeric Display
4. Herry F Lalus [ pertemuan ke-8 ] >>> Monitoring suhu dengan Termokopel
5. Infianto Boymau [ pertemuan ke-9 ]>>>Pengukur jarak dengan gelombang ultrasonik
6. Katharina Laetitia Loda Wali [ pertemuan ke-10 ]>>>Traffic Light Controller
7. Kostan DF Mataubenu [ pertemuan ke-11 ]>>>Tracking Robot
8. Meky Y Pa Radja [ pertemuan ke-12 ]>>>DC Motor Speed Control using PID
9. Yohanes Kause [ pertemuan ke-13 ]>>>Komunikasi Nirkabel antara 2 PC

Perhatikan jadwal diatas, dan persiapkan bahan diskusi untuk lebih memahami dan mendalami elektronika instrumentasi dalam tataran terapan / aplikasi.

Untuk diingat: Tugas akhir MKPi yang berkaitan dengan orientasi tugas akhir, silahkan ketikkan abstraksinya pada comment di artikel tugas ini, sebagai monitoring anda telah membaca tugas ini. Tq.😆

Tentang alifis

penyuka ilmu, baik yang remah2 atau terkuantisasi. penikmat hidup dalam aliran harmoni dan ketenangan.... penikmat tantangan dalam dinamisasi dan idealisasi....
Pos ini dipublikasikan di Fisika Instrumentasi dan tag , , , , . Tandai permalink.

8 Balasan ke Tugas I_Review & Rekonstruksi di MKPi

  1. alifis berkata:

    mungkin tidak ada yang betul-betul stabil, karena faktor derau dalam sistem selalu ada sekecil apapun, untuk antisipasi salah satunya dengan kontrol otomatis, nilai stabilnya dijadikan set point, dan PID atau metode lainnya yang lebih bagus akan menstabilkan pada set point tsb.

  2. gp rizki berkata:

    gimana ya membuat motor dc menjadi betul-betul stabil?

  3. ANALISIS TEORITIK GERAK ELEKTRON DALAM SUATU MEDAN POTENSIAL TERPUSAT DENGAN MENGGUNAKAN ANALOGI PENDULUM ELASTIS YAMG BERSPIN.

    Dalam tugas akhir ini saya mencoba mempelajari fenomena sistem mikrospis yang digambarkan atau dianalogikan dengan suatu kasus dari sistem makroskopis. pergerakan elektron dalam sebuah atom bukan hanya suatu gerak revolusi terhadap inti, tetapi ada juga gerak spin atau rotasi terhadap sumbu rotasinya, tetapi ada juga gerak vibrasi terhadap orbital. kasus ini dipelajari dan dianalogikan dengan sebuah pendulum elastis yang berevolusi terhadap suatu titik pusat dan berotasi atau spinning terhadap sumbu rotasinya sendiri.

  4. Infianto Boimau berkata:

    PENGUKUR JARAK DENGAN GELOMBANG ULTRASONIK

    Abstraksi

    Sensor utrasonik merupakan sensor yang bekerja menurut prinsip gelombang ultrasonik dan dapat dipakai untuk mengukur jarak suatu objek. Sensor ultrasonik memiliki dua bagian utama yaitu transmiter dan receiver. Transmiter akan memancarkan gelombang ultrasonik ke objek dan pantulan gelombang akan diterima oleh receiver. Besaran yang fisis yang di peroleh dari proses ini adalah waktu. Mikrokontroller AT89C51 merupakan mikrokontrol yang dapat diaplikasikan dengan sensor ultrasonik untuk mengukur jarak. Hasil dari pengukuran ini memakai penampil seven segmen, maka dapat dipakai mikrokontrol AT89C51 untuk mengatur penampil hasil pengukuran. Pengukuran ini dapat berlangsung secara otomatis dengan kontrol dari mikrokontroller AT89C51.

  5. Infianto Boimau berkata:

    Sensor utrasonik merupakan sensor yang bekerja menurut prinsip gelombang ultrasonik dan dapat dipakai untuk mengukur jarak suatu objek. Sensor ultrasonik memiliki dua bagian utama yaitu transmiter dan receiver. Transmiter akan memancarkan gelombang ultrasonik ke objek dan pantulan gelombang akan diterima oleh receiver. Besaran yang fisis yang di peroleh dari proses ini adalah waktu. Mikrokontroller AT89C51 merupakan mikrokontrol yang dapat diaplikasikan dengan sensor ultrasonik untuk mengukur jarak. Hasil dari pengukuran ini memakai penampil seven segmen, maka dapat dipakai mikrokontrol AT89C51 untuk mengatur penampil hasil pengukuran. Pengukuran ini dapat berlangsung secara otomatis dengan kontrol dari mikrokontroller AT89C51.

  6. katharina laetitia l.w berkata:

    ABSTRAK TUGAS AKHIR

    “KAJIAN EFISIENSI SEL SURYA ORGANIK BERBASIS SENYAWA KOMPLEKS FLAVONOID YANG RAMAH LINGKUNGAN”

    Pengembangan piranti yang digunakan untuk mengubah energi yang dimiliki sinar matahari menjadi bentuk energi yang mudah untuk dimanfaatkan, yakni energi listrik, telah dimulai sejak pertengahan paruh pertama abad yang lalu. Pengembangan sel surya terkait dengan pengembangan teknologi semikonduktor, oleh karena itu pada awal – awal pengembangannya sampai dengan sekarang, sel surya menggunakan prinsip kerja dioda yang dibuat dengan bahan semikonduktor. Dewasa ini, perkembangan sel surya berbasis semikonduktor dengan bahan anorganik telah mencapai kemajuan yang berarti, dan dalam hal ini bahan anorganik yang digunakan adalah silikon (Si).
    Perkembangan zaman menuntut banyak hal yang dihasilkan dengan proses yang murah dan mudah. Perkembangan zaman juga menuntut proses pembuatan sel surya yang mudah dan murah. Di satu sisi tingkat efisiensi sel surya anorganik mencapai angka yang tinggi, tetapi di sisi lain proses pembuatan sel surya tersebut tidak sederhana dan membutuhkan biaya pembuatan yang tinggi. Hal ini, membuat para ilmuwan berusaha mencari piranti sejenis yang dapat dibuat dengan proses yang sederhana serta biaya pembuatan yang murah, dan piranti yang dibuat dengan proses yang sederhana dan murah ini dapat diperoleh pada bahan organik. Hal ini di ketahui dari penelitian Tang, pada tahun 1986, yang berhasil membuat sel surya berbasis bahan organik dengan efisiensi pengubahan daya cahaya menjadi daya listrik yang mendekati 1 %. Saat ini, penelitian mengenai sel surya berbasis bahan organik telah berkembang. Salah satu contoh bahan organik adalah senyawa flavonoid, karena memiliki celah energi pada daerah semikonduktor dan dapat digunakan sebagai bahan aktif dalam piranti elektronika dan sampai saat ini, belum ada penelitian yang mengkaji tentang efisiensi sel surya berbasis senyawa kompleks flavonoid. Sehingga saya tertarik untuk mengkajinya.

  7. Kostan D.F. Mataubenu berkata:

    PERANCANGAN PROTOTIPE SISTEM PEMANTAU SUHU JARAK JAUH MENGGUNAKAN SENSOR DS1621 BEBASIS PEMROGRAMAN VISUAL C++ 6.0

    ABSTRAK
    Perancangan prototype pemantau suhu jarak jauh dengan memanfaatkan sensor DS1621 dan DT 51TM MinSys menggunakan modul RF (radio frekuensi). Modul RF yang digunakan adalah TLP-434A (Pemancar) dan RLP-434A (Penerima). Sistem ini membutuhkan: 1 DT-51 MinSys, 1 modul transmitter TLP-434A, 1 modul receiver RLP-
    434A, 1 MAX232/HIN232, 2 resistor 10k ohm, 1 resistor 4k7 ohm, 1 transistor 2N3904, 4 kapasitor 10 F/16V, 1 DB-9 connector cable female, 1 DB-9 connector cable male, 1 antena / kawat besi 17 cm, kabel serial. Digunakannya TLP dan RLP 434A sebagai modul RF selain kemampuannya di dalam pengiriman dan penerimaan data yang cukup baik, harganya tergolong relatif murah. Jarak masih dapat diukur oleh system tersebut adalah 30 m-100m.
    Sedangkan untuk penanganan interfacingnya dan komunikasinya menggunakan program visual C++ 6.0.

  8. Herry F. Lalus berkata:

    ABSTRAKSI

    KAJIAN TEORITIK MENGENAI KETEBALAN OPTIMUM LAPISAN PERYLENE (PTCDI) PADA PIRANTI FOTOVOLTAIK BERBASIS BAHAN ORGANIK PHTALOCYANINE/PERYLENE

    Pada penelitian ini akan dilakukan kajian secara teoritik dalam menentukan ketebalan optimum dari lapisan turunan perylene yaitu 3,4,9,10-perylenetetracarboxylicdiindidride (PTCDI). Penentuan lapisan aktif optimum ini merupakan salah satu langkah yang ditempuh untuk meningkatkan efisiensi piranti (diperoleh efisiensi piranti yang maksimum). Piranti yang dikaji dalam penelitian ini adalah piranti fotovoltaik organik yang bahan aktifnya terdiri dari CuPc (Copper Phtalocyanine)/ perylene dan PTCDI, yang mana CuPc berperan sebagai lapisan donor elektron, sedangkan PTCDI berperan sebagai lapisan akseptor elektron. Dalam penelitian ini akan dilakukan beberapa asumsi yang berhubungan dengan parameter-parameter yang berpengaruh terhadap efisiensi piranti (proses penyinaran hingga dihasilkan arus listrik). Dalam penelitian ini juga akan digunakan beberapa data dari penelitian-penelitian terdahulu sebagai acuan dalam perhitungan parameter-parameter yang akan dibahas.

    ATAU :

    ABSTRAKSI

    KAJIAN TEORITIK MENGENAI KETEBALAN OPTIMUM LAPISAN PERYLENE (PTCDI) PADA PIRANTI FOTOVOLTAIK BERBASIS BAHAN ORGANIK CNSL (CASHEW NUT SHELL LIQUID) / KARDANOL
    Prinsip Kerja pada penelitian ini hampir sama dengan yang pertama (di atas) namun yang masih mengalami kendala pada bahan apa yang akan digunakan dalam sintesis dengan senyawa kardanol. Pada penelitian ini juga bisa digunakan bahan PTCDA.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s