Byar Pet Listrik NTT & Solusi PLTU 2×16,5 MW Bolok


Byar-Pet, sudah tradisi.
kalau menilik kalimat di atas, adalah kebiasaan yang tidak kita inginkan sebenarnya. Tapi pemadaman yang akhir-akhir ini mulai sering terjadi lagi sepertinya menuntut ‘pengertian’ dan ‘pemahaman’. Tradisi sendiri lebih bermakna positif dari sisi sosial budaya & kehidupan bermasyarakat. Dan byar pet benar-benar tidak ‘berbudaya’ dan tidak mendukung kehidupan. (baca juga PLN = Padam Lupa Nyala)

Hehe, aq tidak hendak berpolemik lagi tentang keadaan yang ternyata terjadi hampir menyeluruh di kawasan indonesia. Tapi khusus di NTT tahun 2012 mungkin sudah bisa mendapatkan solusinya yaitu dibangunnya PLTU 2×16,5 KW di Kawasan Bolok, Kupang NTT. Cukup kecil memang, jangan dibandingkan dengan PLTU Paiton di Probolinggo Jatim.

PLTU Paiton adalah salah satu pembangkit listrik tenaga uap besar di Indonesia. PLTU ini mampu menghasilkan 2 x 610 MW atau 6,44 % dari sistem listrik Jawa Bali. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton terdiri dari :
Paiton Unit 1 & 2 2×400MW dikelola oleh PT PJB (anak perusahaan PT PLN)
Paiton Unit 3 & 4 (belum dibangun)
Paiton Unit 5 & 6 2×600MW dikelola oleh PT Jawa Power
Paiton Unit 7 & 8 2×600MW dikelola oleh PT Paiton Energy Company

Saat ini, proyek PLTU Bolok yang berjarak sekitar 10 kilometer di bagian selatan Kota Kupang itu masih dikerjakan. rencananya, PLTU Bolok akan melayani kebutuhan listrik untuk Kota dan Kabupaten Kupang serta Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Semoga, begitu PLTU beroperasi, pemadaman listrik di Kota dan Kabupaten Kupang bisa diakhiri. Selama ini, pemadaman listrik di Kota Kupang dilakukan pada malam hari karena beban puncak mencapai 26.500 Kilowatt (Kw), sedangkan daya yang dimiliki PLN hanya 23.000 Kw. Pemadaman juga masih dilakukan di Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Kabupaten Timor Tengah Utara.

Semoga juga, dengan pembangunan PLTU ini dapat menarik investor agar menanamkan modal di NTT, karena sudah menjadi rahasia umum, bahwa investor enggan ke NTT karena minimnya infrastuktur.

Apakah alamnya akan berubah?
Setiap tuntutan adanya infrastruktur akan selalu dibarengi dengan perubahan rona lingkungan. Tidak terkecuali PLTU Bolok. Akankah alam indah di sekeliling Bolok terutama di bibir laut tidak lama lagi juga akan tergusur, untuk dermaga suplai batubara yang didatangkan dari kalimantan. Saat ini belum, tapi 2012 mungkin kita tidak bisa lagi menikmati keindahan alam seperti yang tampak dalam foto ini.

Itulah konsekuensi logis. Terima tidak terima…yang kita hadapi adalah perubahan.

Tentang alifis

penyuka ilmu, baik yang remah2 atau terkuantisasi. penikmat hidup dalam aliran harmoni dan ketenangan.... penikmat tantangan dalam dinamisasi dan idealisasi....
Pos ini dipublikasikan di Relief Kehidupan dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s