Soal Middle Test Fisika Komputasi – Fisika FST Undana


Matakuliah : Fisika Komputasi
Semester : 6, Th.Ajaran 2010/2011
Fak/Jur : FST/ Fisika
Tanggal/Waktu : 18 April 2011/ 11.30 – 13.00 WITA
Sifat : Close Book

Bab Pendahuluan
Perjalanan seribu mil dimulai dari satu langkah (pepatah)

[1] Anda ingat dengan beberapa istilah/definisi berikut? Apa yang anda ketahui tentang : flowchart, pseudocode, sistem fisis, approximation, error iterasi, error literatur, tridiagonal, pivoting, konvergensi, ALU matriks, TPU Pascal !

[2] Jelaskan flowchart disamping ini !

[3] tiga macam kesalahan dasar dalam komputasi numerik, yaitu:
(a) kesalahan inherent,
(b) kesalahan pemendekan (truncation error), dan
(c) kesalahan pembulatan (roundoff errors).
Beri contohnya !

Bab Solusi Model Fisika Non Linear
Rasa ingin tahu adalah ibu dari semua ilmu pengetahuan (Anonim)

[1] Sebuah lampu dipasang di pinggir sebuah piringan berjari-jari 10 cm. Sebuah plat bercelah sempit diletakkan di dekat piringan itu. Tepat di belakang celah itu dipasang sebuah sensor cahaya yang menghadap tegak lurus ke celah. Piringan diputar konstan 1 rad/dt dan plat beserta sensor digeser lurus konstan 10 cm/dt. Saat ini posisi celah dan lampu seperti pada gambar disamping. Dapatkan solusi analitik dan langkah komputasi numerik untuk menentukan kapan sensor cahaya menerima cahaya terbanyak sebagai kasus finding root !

[2] Menurut Anda metode komputasi Non Linear mana yang lebih mudah diterapkan untuk kasus [1]? bagidua atau Newton Raphson? Jelaskan !

Bab Matriks dan Solusi Model Fisika Linear
I visualize things in my mind before I have to do them (Jack Youngblood)

[1] Diketahui sebuah balok yang massanya 4 kg didorong dengan gaya 50 N, seperti pada Gambar berikut.
Di depan balok ini terdapat balok lain yang massanya 2 kg. Setelah kedua balok saling menempel, hitunglah besar gaya kontak antara kedua balok dan percepatannya. Lantai dianggap licin. Dapatkan nilai T, dengan menggunakan operasi matriks !

[2] Tuliskan komentar Anda tentang penggalan program berikut :

clear all
clc
%—-nilai awal———–
xlama(1,1)=0;
xlama(2,1)=0;
xlama(3,1)=0;
xlama(4,1)=0;
xlama
n=4 %jumlah elemen vektor
itermaks=10 %jumlah iterasi maksimal
sc=0.001 %stopping-criteria
%——nilai update————-
for i=1:itermaks
xbaru(1,1)=(1/10)*xlama(2,1)-(2/10)*xlama(3,1)+(6/10);
xbaru(2,1)=(1/11)*xbaru(1,1)+(1/11)*xlama(3,1)-
(3/11)*xlama(4,1)+(25/11);
xbaru(3,1)=-(2/10)*xbaru(1,1)+(1/10)*xbaru(2,1)+
(1/10)*xlama(4,1)-(11/10);
xbaru(4,1)=-(3/8)*xbaru(2,1)+(1/8)*xbaru(3,1)+(15/8);
xbaru
%——norm selisih————-
s=0;
for i=1:n
s=s+(xbaru(i,1)-xlama(i,1))^2;
end
epsilon=sqrt(s)
%——memeriksa stopping criteria, sc——–
if epsilon<sc
break
end
xlama=xbaru; %xbaru dijadikan xlama untuk iterasi berikutnya
end

Selamat Bekerja !!!

Tentang alifis

penyuka ilmu, baik yang remah2 atau terkuantisasi. penikmat hidup dalam aliran harmoni dan ketenangan.... penikmat tantangan dalam dinamisasi dan idealisasi....
Pos ini dipublikasikan di Fisika Komputasi, Soal2 Ujian & Quiz dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s