Obama, Oo Obama…


Obama, Oo…. Obama !!!

2012 sudah dekat, dan presiden Obama berusaha menaikkan citranya dimata publik AS, salah satunya adalah dengan menewaskan Osama. Entah kenapa dua anak manusia, dengan nama panggilan bervokal sama, hanya dibedakan konsonan b dan s ini, justru dihadapkan dengan peran kepentingan yang bertolak-belakang. Itulah panggung dunia, padahal dulunya Osama adalah ‘kawan’ negeri Obama untuk mengusir Rusia dari Afghanistan.

Kabarnya Osama sudah ‘tewas’, Obama citranya naik diatas 55% … entah siapa lagi yang akan dibunuh oleh Obama untuk mecapai 75%, yang jelas itu bukan urusanku, karena aq rakyat jelata, yang akan duduk tenang kalau periuk nasiku tidak diusik orang, yang akan bisu berdiam kecuali harga diri dan kredibilitas-q dilecehkan. Tapi, sebenarnya itu hal mudah, karena rakyat jelata tidak memasang harga diri terlalu tinggi, tidak seperti ‘orang-orang’ yang tak tahu diri. Selalu minta dihargai, dengan ‘rupiah-pun’ jadi.

Obama, bukan hanya panggilan milik presiden AS seorang. Nun di belahan timur Indonesia-pun ada yang bernama Obama. Bahkan saat ini lagi ‘nge-trend’ , lebih tersohor dibanding Obama ‘barack’. Citranya bias jadi 80% lebih kalau disurvey. Tepatnya di TTS ( Timor Tengah Selatan). Jangan curiga dulu pembaca !, ini bukan di wilayah Timur Tengah, kawasan jazirah Arabia sana, tetapi ini adalah nama sebuah kabupaten di NTT ( Nusa Tenggara Timur). Lebih tepatnya lagi di pulau Timor, bagian Tengah, tapi agak ke Selatan. Nah saudaranya ada kabupaten TTU (Timor Tengah Utara). Silahkan terjemahkan sendiri, Hehehe…

Obama di TTS ini, adalah singkatan khusus ( entah siapa yang pertama kali men’juluk-i’ ) dari O-jek ba-wa Ma-ngan. Ya, profesi baru yang muncul seiring dengan booming eksplorasi mangan di bumi NTT. Kalau biasanya, ojek membawa penumpang atau antar barang, ojek yang ini membawa mangan.

Apakah peruntungan nasibnya lebih baik dari ojek ‘bukan’ mangan? Ternyata tidak juga. Bahkan saat ini nasibnya lagi hancur-hancuran. Di tendang oleh perusahaan ‘investor’, diabaikan oleh pemerintah kabupaten, motornya-pun di-aniaya oleh pihak berwajib. Bahkan , seorang Obama sempat di’karung’ dan dipukuli, mungkin mirip-mirip jaman ‘petrus’ di era pak harto, cuman yang ini tidak di dor saja.
Lery Mboeik, anggota DPD RI minta moratorium pertambangan. Iya, itu langkah yang paling baik, menurutq. Hentikan semua aktivitas, sampai permasalahan yang menyangkut PT SMR dan Ojek Bawa Mangan (Obama) bisa diselesaikan dengan jelas. Lah, wong Pemkab-nya sendiri juga tidak mampu menyelesaikan hingga saat ini. Bagaimana ini ?? Ada apa ini ??

Obama, Oo Obama. Lain lading lain belalang. Lain tempat lain nasibnya. Obama yang di AS sedang gencarnya untuk menjadi AS-1 lagi, dengan menumpas Osama, Eeeh… Obama yang di TTS ini malah luntang-lantung menunggu ketidaktegasan TTS-1.

Memang, rakyat jelata selalu gampang dikalahkan, tetapi juga paling mudah dikelabui. Kalau masyarakat yang sadar hukum dan tahu persis permasalahan ini, tidak turun tangan, ya… nasibmu Obama. Pemerintah kabupaten harusnya juga memperjuangkan hak ‘sosial’ Obama, jangan hanya mau menikmati limpangan pundi-pundi dari eksploitasi mangan di bumi NTT. Pemerhati lingkungan jangan hanya memberikan analisa dampak yang ‘minimalis’ dengan keberadaan investor dari ‘luar’, hanya karena dibayar ‘muahaall’. Coba bayangkan kalau, akhirnya mangannya habis ??? Investor terlanjur kaya-raya, pergi dari NTT, yang tersisa kayaknya hanyalah bopeng-bopeng wajah lingkungan bumi NTT yang semakin kacaooo…

Ibarat sepakbola, mangan memang telah membawa berkas pada segelintir orang di tribun VVIP, tapi sebagian besar hanya jadi penonton yang tidak mampu beli tiket masuk stadion, sebagian lagi bisa beli tiket, masuk stadion, tapi terinjak-injak, terluka oleh ‘kerusuhan’, ‘kekisruhan’, ‘ketidakjelasan’ entah apa yang terjadi…. Maksud hati ingin ikut menikmati, tapi yang di dapat hanyalah ‘luka hati’…
Obama, Oo Obama…nasibmu kini !!!

Terus berjuang kawan, karena hanya dengan tetap menjaga semangat dan keteguhan, hidup lebih berarti…

Obama, Oo Obama…

Tentang alifis

penyuka ilmu, baik yang remah2 atau terkuantisasi. penikmat hidup dalam aliran harmoni dan ketenangan.... penikmat tantangan dalam dinamisasi dan idealisasi....
Pos ini dipublikasikan di aQ berPole-MIX dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s