ISYA 2013 : Catatan Kecil__01


isya_headerMalam ini, adalah hari ke-12 aq mengikuti ISYA ( International School For Young Astronomers) tahun 2013, yang akan berlangsung sampai tanggal 13 September 2013. Dan tanggal 18 September depan, insya Allah aq pulang kembali ke Kupang, setelah sebelumnya harus menyempatkan diri mampir di dan Nganjuk, sungkem pada Orangtua dan silaturahim pada sanak saudara.

DSC_0269Keluar dari ‘zona nyaman’ berkumpul keluarga, dan merasakan kembali bersekolah ‘Summer School’ rasanya lain. Bagiq adalah sebuah fase me-refresh otak untuk menerima ilmu-ilmu baru dan harus duduk seharian. Capek, iya memang. Tetapi kelimpahan ilmu dari Ilmuwan kelas dunia dibidang Astronomi, capeknya terbayarkan sudah. Sorry Non, istriq yang musti menangani sendiri ketiga junior kami, Aik Ata dan Azka. Tq very much & Luv u so much. Tq ibu Mertua yang berkenan menemani cucu cantik Azka, saat ibunya ke kantor.

Meninggalkan sementara, rutinitas kegiatan di Jurusan Fisika. Dan ketika awal kuliah semester Ganjil 2013/2014 dimulai tanggal 2 September, 4 hari lewat tidak menjadi kendala karena persiapan awal kuliah sudah Aq dan pak Nidas selesaikan sebelum berangkat.

Sekolah 3 minggu menanggalkan ‘rasa’ dan mengasah kembali rasio ilmu yang ‘mungkin’ selama ini berkarat dan tumpul. Sekolah Astronomi, dan ketika selesai nanti akan menjadi Astronom Muda (Young Astronomer). Keren.. Di usia 40an ternyata masih bisa disebut muda. Pemahamannya adalah muda dalam meniti ilmu Astronominya.

Artinya (boleh ngakak ..), Usiaq sebagai partisipan tertua, tapi dalam hal keilmuan (Astronomi) aq adalah termuda. Hehehe… ( tidak tahu malu !) kenapa harus malu mencari ilmu…( walau sesekali merasa malu juga sama committe ). Bahkan diantara partisipan muncul sebutan kocak ‘ Bukan ASTRONOMER, tapi QUESTRONOMER) untuk yang background ilmunya bukan Astronomi, haha. Nah, nah inilah motivasi aq ikut sebagai partisipan di ISYA 2013. Ilmu-nya yang aq hargai, karena aq penyuka ilmu. Jangan kemudian dicampuri dengan segala macam embel-embel logika pragmatism.

Filosofi Jawa bilang, “NGONO-NGONO NING OJO NGONO!”. Prof. Udaya Shangkar, dari India, yang membawakan ilmu Radio Astronomi, menuliskan “NOISE IS NOISE, SIGNAL IS ALSO NOISE !”.

Nah, kan fahami itu sebagai ilmu, bukan untuk olok-olok. Orang Sunda bilang, ‘punten, kirang sae’.🙂

Tentang alifis

penyuka ilmu, baik yang remah2 atau terkuantisasi. penikmat hidup dalam aliran harmoni dan ketenangan.... penikmat tantangan dalam dinamisasi dan idealisasi....
Pos ini dipublikasikan di Remah2ilmu dan tag , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke ISYA 2013 : Catatan Kecil__01

  1. Annisa P. Manela berkata:

    kutipannya konteksnya apa ya? saya nda ngerti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s