​GODEL:  ILMU dan KASIH SAYANG



GODEL Matematikawan terbesar abad 20, kuliah di Universitas Vienna dan bertemu Adele Porkert : his student-days sweetheart, yg akhirnya jd istrinya. Godel yg karya2nya cemerlang menaklukkan rasionalitas, ternyata menghidap extreme irrationality, paranoia berat yaitu takut mati keracunan. Bagaimana bisa?

Adelelah satu2nya manusia yg slalu mendampinginya dengan setia, sejak dr kampus, pelariannya dr jerman ke Princenton, AS. Adelle yg melindunginya dr paranoianya sendiri, mendorong ia tetap berkarya. Sebab Adelle tahu jika dan selama Godel sibuk dg problema matematika, logika atau filsafat ia lupa akan ketakutan2 paranoia. “More than anyone or anything else, she was responsible for keeping him a live and productive”. Sampai Adelle sendiri terserang stroke melumpuhkan. Giliran Godel yg dg penuh kasih sayang merawatnya bertahun-tahun. 

Siapa yg menentramkan hatinya dan mendorongnya tetap produktif? kawan2 sejatinya, Albert Einstein dan Morgenstern. 
Setelah kedua kawan itu mendahului Godel, maka Godel akhirnya harus benar2 menghadapi paranoia seorang diri. Ia meninggal akibat self-starvation, secara harafiah terbunuh oleh irrasionalitas : malnutrisi karena menolak makan minum apapun.

pic by vps280516.ovh.net

Tentang alifis

penyuka ilmu, baik yang remah2 atau terkuantisasi. penikmat hidup dalam aliran harmoni dan ketenangan.... penikmat tantangan dalam dinamisasi dan idealisasi....
Pos ini dipublikasikan di Sosok & Profile. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s