Sabit Tua…


​Fajar menyapa malu malu/ Sembunyi dibalik awan gelap menderu/ Yg bergulung angkuh menutup rona/ Tak tahu hormat pd sabit tua….

Sabit tua cuma melirik saja/ sambil geleng geleng amati tingkah anak bangsa/ saling sikut tendang meradang/ tak sudikalah, hanya mau menang…
Sabit tua mendesah pelan/ pemangku tanah air tdk memberi kedamaian/ tak lagi merangkul semua anak bangsa/ nusantara guncang didera gempa/ ketidakpastian  yg acak kebenarannya….

Sabit tua hendak melaju lagi/ 2 hari lg menuju bulan baru/ akankah rakyat Nusantara tetap ragu?/ menjaga Marwah tetap satu/Sabit tua sekarang bertopang dagu/ Heran dg ‘alay alay’ yg belagu….

alifis@corner

25 Jan 2017

Iklan

Tentang alifis

penyuka ilmu, baik yang remah2 atau terkuantisasi. penikmat hidup dalam aliran harmoni dan ketenangan.... penikmat tantangan dalam dinamisasi dan idealisasi....
Pos ini dipublikasikan di Alunan Kata dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s