Sabit Tua…

‚ÄčFajar menyapa malu malu/ Sembunyi dibalik awan gelap menderu/ Yg bergulung angkuh menutup rona/ Tak tahu hormat pd sabit tua….

Sabit tua cuma melirik saja/ sambil geleng geleng amati tingkah anak bangsa/ saling sikut tendang meradang/ tak sudikalah, hanya mau menang…
Sabit tua mendesah pelan/ pemangku tanah air tdk memberi kedamaian/ tak lagi merangkul semua anak bangsa/ nusantara guncang didera gempa/ ketidakpastian  yg acak kebenarannya….

Sabit tua hendak melaju lagi/ 2 hari lg menuju bulan baru/ akankah rakyat Nusantara tetap ragu?/ menjaga Marwah tetap satu/Sabit tua sekarang bertopang dagu/ Heran dg ‘alay alay’ yg belagu….

alifis@corner

25 Jan 2017

Dipublikasi di Alunan Kata | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

3G, 3B dan Multitasking..

Alhamdulillah, akhirnya. Lama juga tdk sentuh blog ini. 3,5 bulan sejak akhir September tahun lalu. Biang kerok (BK)nya tentu ketidakstabilan sinyal di rumah. masih 3G, 3B. Tapi, jauh di lubuk hatiku mengatakan, BK utama adalah kemalasan. 

( Catatan : Apakah ini retorika logika yg muncul diselingi kesadaran kalbu yg hanief dlm gejolak perang pemikiran (ghazwul fikri) seorang insan?  Kalau disadari, setiap detik benturan itu ada…. makanya, orang yg bahagia adalah yg selaras, harmoni, sinergi antara akal dan kalinya menuju kebenaran….)

Balik ke judul, jd ga serius2 lah aliran tutulan jempol kanan kiri ku di layar sentuh mi4i ku…. ūüôā

3G. Tahukan maksudnya, jaringan yg kuno. Apakah karena dekat Bandara, dekat jalur take off shg antena Simpati jauh dan lemah koneksinya…

3B. Ini indikator Batang (bar) sinyal. Simpati dan Indosat sama2 3 bar. lemot mirip Kakek nenek. Tapi, Indosat jd pilihan tuk sekedar baca berita, WA karena lebih stabil.  Jangankan nulis blog!, tuk pantau Twitter dan buka blog saja…. muter wae. ūüė¶

Cuaca saat ini di Kupang, lagi dingin2 empuk. Hujan susul menyusul dini hari, pagi sampai siang. malam reda…bikin nyenyak tidur. BB bisa naik lg nih, karena kurang gerak. Hehehe…

Detik ini lagi kunikmati, duduk2 di teras masjid sambil nungguin anak belajar di TK. ceritanya lg bad mood, alasannya ada temannya yh agak usil suka cubit pipinya yg nyempluk, shg merajuk males sekolah…. hehe, gemes kali ya. Yah, mau sekolah kalau ditungguin Ayah atau Ibunya. Mau gimana lagi… sayang anak..sayang anak, ūüôā

Di kampus Minggu UAS, dan free hr ini. Jadilah… Alhamdulillah, bersyukur. Bisa sholat Dhuha, ngaji se iqro dua iqro… padahal kalo di rumah, ya umek dg lain2… Alhamdulillah.

Lg duduk2, td di telfon pak Dekan utk menuntaskan kegiatan yg sedikit tercecer. Maaf pak… Besok br ke kampus. Biarlah saat ini sy nikmati dl hujan yg riang, sambil mengecek proposal mhs yg sdh ditagih tiap hari, dan menyenangkan keinginan anak perempuan semata wayang…hehehe

Hehehe… saat ini aq lagi multitasking jadinya. Tunggu anak sekolah, ngetik blog, selingan dg cek proposal, nikmati hujan dan selonjoran kaki, wkekekek

Nikmatilah setiap jengkal langkah dan jejak kakimu, jangan mengeluh… biar sehat fikiran dan jiwamu. Tertawakanlah kehidupan…. ūüôā

Di jaman keyakinan kebenaran dlawan dg asumsi kebenaran, yg salah bisa tampak benar dan benar terkesan menjadi salah…. sinyal dg karakteristik 3G dan 3B…akhirnya patut disyukuri.

Jadi, kalau aku awalnya mau mengeluh… akhirnya menuangkan ucap syukur. Alhamdulillah……

Sekali kali update blog  sambil syukur nikmat.
alifis@corner

24 Januari 2017.

Dipublikasi di Relief Kehidupan | Meninggalkan komentar

Hidup Sukses ala Habibie

IPK bukan penentu kesuksesan

Keberhasilan milik orang yg berusaha

Kejar impian sekuat tenaga pantang menyerah

Jadi pribadi yg siaga dan tegar

Selalu ada pengorbanan

Konsisten dalam berkarya

Jangan lupa dengan sesama

sumber : IDNtime.com

Dipublikasi di Remah2ilmu, Sosok & Profile | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

POLITIK itu MULIA

Jangan emosi menyikapinya
Ketika ekskalasi makin meninggi

Kalo kamu tidak mau bersentuhan dg politik, politik yg akan menarikmu/
Kalo kamu tidak sudi bicara politik, politik yg akan menegurmu/

Kalo kamu menghindar dari politik, politik yg akan menemuimu/

Kalo kamu muak dan benci politik, politik yg akan datang bisik2 dan merayumu/

Kalo kamu tidak mau bekerja dg politik, politik yg akan bekerja untukmu/

Kalo kamu ogah bahkan meludah pd politik, politik jugalah yg akan mengerjaimu/
Bencilah keserakahan, kerakusan, kekejian oleh kekuasaan atas nama kerakyatan. Jangan benci politik. Karena politik itu mulia. Semakin kamu jauhi, politik semakin cepat mendekatimu. Tetapi, lebih baik janganlah punya kebencian, karena kebencianpun akan menggedor gedor ruang batinmu dg kejam.
alifis@corner

23092016

| Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

‚ÄčGODEL: ¬†ILMU dan KASIH SAYANG


GODEL Matematikawan terbesar abad 20, kuliah di Universitas Vienna dan bertemu Adele Porkert : his student-days sweetheart, yg akhirnya jd istrinya. Godel yg karya2nya cemerlang menaklukkan rasionalitas, ternyata menghidap extreme irrationality, paranoia berat yaitu takut mati keracunan. Bagaimana bisa?

Adelelah satu2nya manusia yg slalu mendampinginya dengan setia, sejak dr kampus, pelariannya dr jerman ke Princenton, AS. Adelle yg melindunginya dr paranoianya sendiri, mendorong ia tetap berkarya. Sebab Adelle tahu jika dan selama Godel sibuk dg problema matematika, logika atau filsafat ia lupa akan ketakutan2 paranoia. “More than anyone or anything else, she was responsible for keeping him a live and productive”. Sampai Adelle sendiri terserang stroke melumpuhkan. Giliran Godel yg dg penuh kasih sayang merawatnya bertahun-tahun. 

Siapa yg menentramkan hatinya dan mendorongnya tetap produktif? kawan2 sejatinya, Albert Einstein dan Morgenstern. 
Setelah kedua kawan itu mendahului Godel, maka Godel akhirnya harus benar2 menghadapi paranoia seorang diri. Ia meninggal akibat self-starvation, secara harafiah terbunuh oleh irrasionalitas : malnutrisi karena menolak makan minum apapun.

pic by vps280516.ovh.net

Dipublikasi di Sosok & Profile | Meninggalkan komentar

Jembatan Liliba

Orang bilang jembatan GEMBOK CINTA/ Karena ada saja pasangan remaja yg kuncikan cintasetia/ Di gembok jeruji besinya/ Ada inisial nama berdua #Cieee…Cieee…kalau putus, kuncinya hilang cari dimana?

Yang lain, juluki jembatan PENCABUT NYAWA/ karena berulangkali ada yg melompat dlm jurang di kdua sisinya/ Putus asa/ Berlepas nyawa/ #Sampe ada papan yg melarang, walau sdh hilang entah kemana
Terlepas dr itu semua…

Inilah Kantilever 9×135 m yg menghubungkan Barat Kota Kupang dg Penfui dan sekitarnya/ Merentangkan kasih warga Kota yg terpisah lembah menganga/ Walau sudah 22 an thn mengabdi tegar dan setia/ Harap saja di tahun ini dibangun sodara kembarnya/ Biar tak lagi macet,  saat semua melawat dan menyapa/ 

Biar dapat menikmati kemegahan, keindahan alam Timor yang dianugerahkn oleh Yang Kuasa.
alifis@corner

09062016 8:50

Dipublikasi di Alunan Kata, Relief Kehidupan | Tag , , , , , , , | Meninggalkan komentar

‚ÄčVisa Saksi Ahli : PENCERAHAN YANG TERUSIK

Terhenyak dirimu, tdk nyenyak tidurmu/malam ini/ Geleng2 kepala tak percaya/ Keluh/ Datangmu sia-sia belaka/ Pencerahan niatmu/ Diusik-usik, dirusuhi khadiranmu/


Beng Ong namamu/ Profesor gelarmu/ Patologi Forensik ilmumu/ 2500x aksi post mortemmu/ Catatan kaki di Kosovo dan Bom Bali satu/ Kalau kau datang dg track recordmu/ Jangan2 kau dianggap belagu/
Visamu di tahun itu, sama dg yang kemarin di dalam sakumu/ Tapi saat itu kau datang diundang/ Saat ini, datang kemari sbg saksi ahli/ Di negeri ini, urat kata bisa begitu lentur/ Sekali waktu, bahasa baku menjadi teramat kaku/ Hal itu bisa berarti sama atau jadi jauh berbeda/ Tergantung kepentingannya/
Tahulah/ Sederhana yg sekedar SLILIT/ kadang bisa menjadi RUWET & RUMIT/ atau NJLIMET & SULIT/ Substansi bisa diabaikan dan debat panjang lebar ttg masalah ikutan/ Mencari kebenaran bagai megalomania, yg bangga dg keakuan dan gampang menyalahkan pemahaman orang/ 
Coba tanya berapa banyak ilmuwan dg seabreg kualifikasi dan kompetensi/Galau tak jua fahami/
Yang pragmatis implementasi, berlari mencari aktualisasi dan kebanggaan diri/ Yang  idealis, mengembara dan terjebur ke dimensi analisis/ Yang nasionalis, kembali dan selalu terantuk pd rasa/ asa dan hampa/

Pada akhirnya/ Kemanusiaan hanyalah atas nama/ Semua terjebak dlm persepsi tak pertepi/
alifis@corner
07062016 : 5:27

Dipublikasi di Alunan Kata | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar